Pantau - Dinas Keamanan Negara Kuwait menggagalkan rencana serangan teroris yang menyasar salah satu fasilitas vital negara tersebut dan menangkap seorang anggota kelompok Islamic State (ISIS) sebelum aksi dilancarkan.
Kementerian Dalam Negeri Kuwait mengungkapkan operasi tersebut dilakukan aparat keamanan setelah mendeteksi rencana serangan yang melibatkan tersangka anggota ISIS.
Aparat Kuwait Tangkap Anggota ISIS Sebelum Beraksi"Pasukan keamanan Kementerian Dalam Negeri, yang diwakili oleh Dinas Keamanan Negara, berhasil menggagalkan rencana teroris yang menargetkan salah satu fasilitas vital negara. Mereka juga menahan seorang anggota organisasi teroris ISIS sebelum dapat melaksanakan rencananya," kata Kementerian Dalam Negeri Kuwait dalam pernyataan pada Rabu (12/8/2026).
Pemerintah Kuwait tidak menyebutkan secara terperinci identitas tersangka maupun fasilitas vital yang menjadi sasaran serangan tersebut.
Penangkapan dilakukan sebelum tersangka dapat menjalankan rencana serangan yang telah dipersiapkannya.
Tersangka Dilatih Membuat Bahan Peledak dan DroneBerdasarkan keterangan Kementerian Dalam Negeri Kuwait, tersangka diketahui telah menerima pelatihan untuk membuat bahan peledak dan pesawat tanpa awak.
Tersangka juga telah membuat drone yang direncanakan digunakan dalam serangan terhadap fasilitas vital tersebut.
Kemampuan membuat bahan peledak dan drone itu menjadi bagian dari persiapan tersangka sebelum rencana serangannya digagalkan aparat keamanan.
Tersangka Diserahkan untuk Penyelidikan Lebih LanjutKementerian Dalam Negeri Kuwait menyatakan tindakan hukum yang diperlukan telah diambil terhadap tersangka setelah penangkapan.
Tersangka selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang untuk menjalani penyelidikan lebih lanjut terkait rencana serangan tersebut.
Kasus itu ditangani aparat Kuwait untuk mengungkap lebih jauh persiapan maupun keterlibatan tersangka dalam kelompok ISIS.




