Pantau - Kekeringan berkepanjangan yang melanda sebagian besar wilayah Jerman mulai mengancam sektor pertanian dan peternakan, dengan gangguan pasokan pakan ternak menjadi salah satu dampak serius yang dihadapi petani.
Menteri Pertanian Jerman Alois Rainer mengatakan kondisi tersebut memberikan tekanan berat kepada petani di tengah ketidakpastian cuaca dalam beberapa pekan mendatang.
"Kekeringan yang terus berlanjut memberikan beban berat bagi para petani. Mereka berada dalam kondisi cemas, dan banyak yang memandang minggu-minggu mendatang dengan kekhawatiran besar," kata Rainer sebagaimana dikutip saluran televisi Jerman NTV.
Rainer telah melaporkan perkembangan terkini dan dampak kekeringan terhadap sektor pertanian kepada pemerintah pusat Jerman.
Peternakan Hadapi Gangguan Pasokan PakanDampak kekeringan berbeda di setiap wilayah Jerman, mulai dari penurunan hasil panen hingga meningkatnya risiko kebakaran hutan.
Sektor peternakan menjadi salah satu bidang yang menghadapi tekanan paling berat karena kekeringan di sejumlah wilayah telah mengganggu pasokan pakan ternak.
"Situasinya sangat sulit, khususnya pada sektor peternakan," kata Rainer.
Kondisi tersebut terjadi ketika sejumlah negara Eropa menghadapi gelombang panas ekstrem yang turut menekan sektor pertanian.
Gelombang Panas Melanda EropaSpanyol, Portugal, Prancis, Italia, dan Yunani termasuk negara yang terdampak parah oleh gelombang panas yang melanda Benua Eropa.
Menteri Pertanian Prancis Annie Genevard pada akhir Juni 2026 juga menyatakan suhu panas ekstrem yang tidak biasa telah menyebabkan kerusakan signifikan terhadap sektor pertanian di negaranya.
Kekeringan dan gelombang panas yang berlangsung di berbagai wilayah Eropa meningkatkan tekanan terhadap produksi pertanian dan peternakan serta memicu risiko kebakaran hutan.




