HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Makassar Marketing Festival 2026 menegaskan bahwa memenangkan persaingan bisnis di era kecerdasan buatan (AI) bukan hanya soal teknologi terbaik, melainkan kemampuan menghadirkan value, experience, dan hubungan yang relevan bagi pelanggan. Forum Corporate Day yang digelar di Claro Hotel, Makassar pada Kamis (13/8) menjadi wadah kolaborasi pelaku usaha, praktisi pemasaran, pemerintah, dan akademisi untuk membahas strategi memenangkan persaingan bisnis melalui inovasi dan pemasaran.
Dalam sesi panel “Crafting Value Through Story”, para pelaku industri berbagi perspektif pentingnya menciptakan nilai yang relevan bagi pelanggan. Hariyadi Kaimuddin, CEO BYD Haka Auto, menegaskan bahwa melayani customer dengan baik adalah kunci keberhasilan bisnis ke depan.
“Melayani customer dengan baik adalah kunci dari bisnis ke depan,” katanya menegaskan.
Syamsul Rijal, Director PT Semen Bosowa Maros, menambahkan bahwa trust menjadi fondasi penting dalam membangun loyalitas di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin dekat dengan AI namun tetap dipengaruhi sisi human dan komunitas.
“Trust ini akan menimbulkan loyal customer terhadap kita,” bebernya.
Sementara itu, Pratikno, Regional CEO PT Pegadaian (Persero) Regional Office VI, menjelaskan transformasi Pegadaian menuju Gold Experience melalui layanan digital dan pemanfaatan AI untuk memberikan pengalaman yang lebih personal dan relevan.
“Kami tidak hanya mendeliver value, tetapi memberikan value yang relevan dan bermanfaat bagi customer kami,” jelasnya.
Panel sesi sore bertajuk “Experience That Builds Loyalty” menyoroti pentingnya pengalaman pelanggan sebagai fondasi mempertahankan loyalitas. Robby Aris Cahyady, Vice President Consumer Business Telkomsel Area Pamasuka, menekankan bahwa customer experience menjadi kunci utama membangun loyalitas dengan memberikan benefit yang personal dan relevan, bukan sekadar promo.
“Experience itu membuat pelanggan akan tetap bersama kita. Merasa apa yang di-offer oleh produk atau layanan itu relevan dan sesuai dengan kebutuhan. Setelah itu, loyalitas baru terbangun,” katanya.
Robby juga menegaskan bahwa AI merupakan tools atau enabler, bukan senjata utama dalam membangun loyalitas pelanggan.
Alvon Yulius Harianto, Founder Avara Custom Indonesia, menyoroti pentingnya diferensiasi dan konsistensi produk serta pelayanan untuk membangun customer loyalty.
“Konsisten menciptakan produk. Konsisten juga di consumer service,” jelasnya.
Ricky Theodores, CEO Kalla Land & Property, menambahkan bahwa pengalaman dan memori pelanggan yang telah terbentuk selama puluhan tahun menjadi aset diferensiasi yang sulit ditiru oleh kompetitor.
“Media-media sosial dan pelayanan yang kami siapkan salah satunya menyasar customer yang sudah senior. Kenapa ini menjadi pembeda kami? Karena ini mall pertama di Makassar dan memori lebih dari 25 tahun, jadi memori ini yang kami highlight,” bebernya.
Hermawan Kartajaya, Founder & Chair MCorp, menekankan pentingnya strategi marketing yang mampu merebut attention, membangun trust, dan memberikan reward bernilai bagi pelanggan. Ia mengingatkan perusahaan untuk terus mengantisipasi langkah kompetitor dan tidak merasa telah memenangkan pasar.
Khalid Abdurrahman, Founder Kaku Food, membagikan pengalaman menjaga relevansi bisnis kuliner dengan terus belajar dan mengikuti perkembangan kebutuhan konsumen.
“Ternyata yang bikin kami tetap dicari dan sebagainya adalah relevansi. Lagi-lagi, relevan, relevan, relevan. Mau enggak mau, memang harus belajar, memang harus up to date,” katanya.
Selain itu, rangkaian acara juga menghadirkan sesi Campus Entrepreneurial Marketing for IMPACT 2026 dan Corporate Entrepreneurial Marketing for IMPACT 2026 yang menjadi ruang bagi generasi muda dan pelaku usaha untuk memperluas perspektif kewirausahaan dan pemasaran yang berdampak.
Acara ditutup dengan Marketing and The City TalkShow bersama Munafri Arifuddin, Mayor of Makassar, yang membahas strategi pemasaran kota dan penguatan brand Makassar sebagai kota kompetitif dan berdaya saing. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan WOW Night: Noraebang sebagai sesi santai dan interaktif.
Corporate Day juga diwarnai sesi awarding sebagai bentuk apresiasi bagi pelaku industri dan institusi yang menunjukkan kinerja dan kontribusi positif dalam pemasaran dan pelayanan publik. Industry Marketing Champion Makassar 2026 diberikan kepada pelaku industri dengan inovasi dan strategi pemasaran unggul, sementara Public Service Award South Sulawesi 2026 mengapresiasi pelayanan publik berdampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Sulawesi Selatan, Asrul Sani, yang memukul gong sebagai simbol dimulainya rangkaian Corporate Day IMF 2026 Makassar. (*)





