Menkeu duga PETI jadi penyuplai penyelundupan emas ke luar negeri

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Tangerang (ANTARA) - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menduga keterlibatan perusahaan penambangan emas tanpa izin (PETI) dalam menyuplai para sindikat penyelundupan ekspor puluhan kilogram emas ke Hong Kong, China, dan Dubai.

"Kasus itu diduga kuat memiliki hubungan dengan pihak PETI (penambangan emas tanpa izin)," kata Purbaya dalam pengungkapan penyelundupan 23,793 kilogram ekspor emas dengan nilai Rp63 miliar di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis.

Kebijakan fiskal yang diterapkan pemerintah, menurutnya, terbukti mengganggu operasional perusahaan-perusahaan ilegal tersebut, sehingga memicu lonjakan aksi penyelundupan emas dari dalam negeri.

"Sebelumnya, hal itu tidak terlalu marak, tapi sekarang marak karena ada insentif tambahan bagi mereka yang membawa keluar tanpa membayar," ujarnya.

Namun, hal tersebut tidak menyurutkan ketegasan Kementerian Keuangan untuk melakukan penguatan penerapan pada sektor bea keluar.

Baca juga: Menkeu: Bea keluar diduga jadi pemicu peningkatan penyelundupan emas

Bahkan, kata Purbaya, kerja sama dengan otoritas pelabuhan dilakukan guna memperketat pengawasan di seluruh titik keluar wilayah Indonesia, serta melakukan investigasi untuk membongkar pemain utama di balik jaringan penyelundupan emas tersebut.

"Pihak berwenang akan terus meriset dan melakukan investigasi siapa 'pangkalan' (pemain utama) di balik kegiatan itu," kata dia.

Sementara, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Mohammad Irhamni menegaskan komitmen untuk mengusut tuntas kasus penyelundupan puluhan kilogram emas.

Polri, lanjut Irhamni, siap menindaklanjuti potensi tindak pidana lanjutan, baik di sisi hulu maupun hilir. Tapi, Bea Cukai berada di garda terdepan dalam penindakan pelanggaran kepabeanan.

"Selama ada kegiatan PETI, jaringan penyelundup akan terus melakukan modifikasi modus operandi agar emas dapat keluar dari wilayah Indonesia. PETI dipastikan memiliki kaitan erat dengan penyelundupan itu," ungkapnya.

Baca juga: BC Soetta gagalkan penyelundupan 23 kg emas libatkan 7 WN China

Guna mencegah kejadian berikutnya, kepolisian memastikan akan melakukan penegakan hukum secara komprehensif di setiap pintu masuk dan keluar di setiap pelabuhan dan bandar udara.

"Pengamanan ekstra di berbagai pintu keluar strategis seperti bandara akan terus diperketat melalui sinergi lintas sektoral bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai serta Kementerian ESDM," kata Irhamni.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Minta Panglima-Kapolri Usut Tambang Ilegal: Masa TNI-Polri Gak Tahu?
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Kriminal kemarin, tersangka penistaan agama hingga obat ilegal
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Putin anggap langkah NATO dan Jepang jadi ancaman bagi Rusia
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
[FULL] Negosiasi Alot! Pengamat Timur Tengah Bicara Soal Iran-AS Saling Tekan di Selat Hormuz
• 22 jam lalukompas.tv
thumb
Uniknya Croissant Rasa Bawang Goreng sampai Markisa Medan Spesial 17 Agustus
• 1 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.