REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sugiono duduk bersama para sekjen partai politik anggota koalisi Merah Putih dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-89 Republik Indonesia (RI). Pertemuan tersebut dikemas dalam bentuk suasana makan malam.
Pertemuan itu dihelat sekaligus refleksi atas perjalanan hampir dua tahun pemerintahan Presiden RI. Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra sekaligus Mensesneg Prasetyo Hadi serta para sekjen dari partai koalisi Indonesia Maju, baik yang duduk di parlemen maupun nonparlemen. Hanya saja, tidak terdapat sekjen DPP PDIP dalam pertemuan itu.
Baca Juga
Sjafrie: Prabowo Pejuang Pembela Kemerdekaan Timor Timur 1976
Prabowo Terima Laporan CEO Danantara soal Kampung Haji dan Perampingan BUMN
Prabowo Didampingi Sjafrie Terima Laporan Panglima dan Wapang TNI
Sugiono menjelaskan, pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahim. Hal itu juga momentum untuk memperkuat komunikasi dan silaturahim antarparpol koalisi menjelang peringatan Kemerdekaan RI.
"Pertemuan ini merupakan silaturahmi yang selama ini belum sempat dilakukan. Kami berkumpul dalam suasana kekeluargaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus merefleksikan perjalanan koalisi selama hampir dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka," kata Sugiono di Jakarta, Kamis (14/8/2026) malam WIB.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sekjen partai yang hadir berasal dari Golongan Karya, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Keadilan Sejahtera, Partai NasDem, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, Partai Gelora, Partai Garuda, dan Partai Rakyat Adil Makmur. Sekjen Partai Persatuan Pembangunan menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa datang.
Menurut Sugiono, kehadiran para sekjen dari partai koalisi Indonesia Maju tersebut merupakan bentuk komunikasi politik yang terus dijaga dalam mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Kabinet Merah Putih. Sugiono menilai, peringatan Hari Kemerdekaan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan semangat gotong royong.