Meta Tutup 10,9 Juta Akun Facebook dan Instagram Terkait Sindikat Penipuan

katadata.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Meta menonaktifkan 10,9 juta akun yang terhubung dengan sindikat penipuan di Facebook dan Instagram. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga keamanan dan kepercayaan dalam ekosistem platformnya.

Dalam siaran pers Meta pada 13 Agustus 2026, perusahaan menyebut telah menghapus lebih dari 159 juta iklan penipuan sepanjang tahun lalu. Selain itu, Meta menonaktifkan 10,9 juta akun yang terhubung dengan sindikat penipuan di Facebook dan Instagram.

Upaya pemberantasan penipuan juga dilakukan melalui kerja sama dengan sejumlah pihak. Pada Juni lalu, Meta bergabung dengan Microsoft, Coinbase, Starlink, serta sejumlah pihak lainnya untuk bekerja sama dengan US Department of Justice, Royal Thai Police, dan aparat penegak hukum global dalam memerangi operasi sindikat penipuan.

Dalam operasi tersebut, lebih dari 1 juta aset daring telah ditindak. Rinciannya mencakup 1,4 juta akun, laman, serta grup di Facebook dan Instagram, 20.000 akun Microsoft, serta ribuan perangkat Starlink. Operasi ini juga menghasilkan 63 penangkapan oleh Royal Thai Police.

Selain menindak akun dan iklan, Meta menjalankan kampanye edukatif untuk meningkatkan kesadaran pengguna terhadap penipuan.

Kampanye “One Step Ahead” telah menjangkau lebih dari 303 juta pengguna di 18 negara di Asia Pasifik.

Meta juga menyebut aspek keamanan merek atau brand safety dalam ekosistem iklannya. Lebih dari 99% konten yang tampil berdekatan dengan iklan di Facebook, Instagram, dan Threads telah diverifikasi secara independen sebagai brand-safe oleh mitra pihak ketiga.

Langkah keamanan tersebut menjadi bagian dari ekosistem Meta yang mencakup kepercayaan, keamanan, dan brand safety.

Di sisi lain, Meta juga tengah memperluas penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung bisnis. Sebanyak 9 juta usaha kecil kini menggunakan salah satu tools kreatif berbasis AI generatif dari Meta untuk membuat iklan. Adopsi fitur pembuatan gambar juga meningkat lebih dari dua kali lipat pada kuartal ini.

Meta menyatakan penggunaan AI juga diterapkan pada sistemnya untuk memprediksi dan menentukan peringkat iklan, yang disebut mendorong peningkatan signifikan dalam relevansi dan konversi di Facebook dan Instagram.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bea Cukai dan Avsec Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan 23 Kg Emas, Begini Modusnya
• 10 jam lalujpnn.com
thumb
Lodewyk eks Wakil Kepala BGN Minta Status Tersangka Korupsi MBG Dicabut
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sidang Tahunan MPR Besok, Ketua DPD Ingatkan Anggota Parlemen Jaga Etika
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Geledah di Jatim dan Jateng, KPK Cari Bukti TPPU Kasus Suap Pajak Banjarmasin
• 11 jam laludetik.com
thumb
Vale Targetkan Blok Tanamalia Beroperasi 2029, Bakal Dibangun Ekosistem Baterai
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.