Danantara Restrukturisasi BUMN, Krakatau Steel dan Kimia Farma Mulai Pulih

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Restrukturisasi dan dukungan modal mulai mendorong perbaikan kinerja sejumlah BUMN yang sebelumnya menghadapi tekanan keuangan. Krakatau Steel dan Kimia Farma menjadi dua perusahaan yang mencatat perubahan dari posisi rugi menjadi laba setelah mendapat dukungan restrukturisasi dalam pengelolaan Danantara Indonesia.

Di Krakatau Steel, dukungan tersebut diberikan ketika perusahaan menghadapi tekanan operasional, termasuk setelah kebakaran fasilitas Hot Strip Mill (HSM) 1 pada 2023. Perusahaan kemudian memperoleh dukungan pendanaan dan restrukturisasi untuk menjaga operasional sekaligus memperbaiki kondisi keuangan.

Baca Juga
  • Prabowo Luncurkan Motor Listrik Nasional, Bos Danantara: Himbara Siap Dukung
  • Kemenpar Gandeng Danantara Dorong Investasi Pariwisata Indonesia
  • Danantara Panggil Adhi Karya untuk Selesaikan Persoalan LRT City

Kinerja Krakatau Steel selanjutnya berbalik dari kerugian sekitar Rp1,74 triliun menjadi laba sekitar Rp150 miliar hingga Rp185 miliar. Perubahan tersebut menjadi salah satu indikator awal pemulihan perusahaan baja yang memiliki posisi dalam rantai pasok industri nasional.

Perbaikan juga terjadi di Kimia Farma. Perusahaan farmasi yang memiliki sejarah sejak 1817 itu mencatat laba Rp54,07 miliar, berbalik dari kerugian sebelumnya sebesar Rp135,61 miliar.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Perubahan kinerja tersebut memberikan ruang bagi Kimia Farma untuk melakukan penataan kembali bisnis, meningkatkan efisiensi, serta memperkuat kegiatan usaha di sektor farmasi dan layanan kesehatan.

Kedua perusahaan tersebut masuk dalam pengelolaan portofolio Danantara melalui Danantara Asset Management (DAM), unit di bawah BPI Danantara yang menangani aset dan investasi BUMN. Pendekatan tersebut menempatkan restrukturisasi dan penataan perusahaan sebagai salah satu instrumen untuk menangani BUMN yang menghadapi tekanan kinerja.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti mengatakan, perbaikan kinerja BUMN perlu diapresiasi apabila ditopang oleh restrukturisasi, perampingan manajemen, dan efisiensi biaya yang terukur.

“Menurut saya, kita apresiasi jika banyak BUMN meningkatkan keuntungannya dan berhasil pulih dari kerugian berkat transformasi, perampingan serta pemangkasan lapisan manajemen, dan efisiensi biaya operasional secara besar-besaran,” kata Esther.

Esther menilai restrukturisasi yang dilakukan DAM telah memberikan hasil pada sejumlah perusahaan, termasuk Krakatau Steel dan Kimia Farma.

“Mengingat suntikan dana restrukturisasi yang diberikan oleh Danantara Asset Management sukses membuat BUMN seperti Krakatau Steel dan Kimia Farma berbalik dari posisi rugi menjadi mencetak laba,” katanya.

Namun, perubahan dari rugi menjadi laba perlu dilihat dalam konteks keberlanjutan kinerja. Tantangannya bukan hanya membalikkan posisi keuangan dalam satu periode, tetapi memastikan perbaikan tersebut berasal dari fundamental operasional yang lebih sehat dan dapat dipertahankan.

Selain restrukturisasi keuangan, reformasi pengelolaan BUMN juga menyentuh aspek tata kelola. Salah satunya melalui penerapan prinsip Business Judgment Rule (BJR), yang memberikan perlindungan bagi direksi dalam mengambil keputusan bisnis sepanjang dilakukan dengan itikad baik, berdasarkan informasi yang memadai, dan tidak melanggar hukum.

Peneliti Nagara Institute Satya Arinanto mengatakan, kepastian hukum diperlukan agar manajemen BUMN memiliki ruang untuk mengambil keputusan strategis sekaligus tetap mempertanggungjawabkan keputusan tersebut.

“Aturan perlindungan hukum tersebut bertujuan memberikan kepastian bagi manajemen dalam mengambil keputusan bisnis yang memiliki risiko usaha,” ujar Satya.

Menurut Satya, penerapan BJR menjadi salah satu elemen dalam penguatan tata kelola BPI Danantara. Prinsip tersebut memberikan ruang bagi direksi mengambil keputusan bisnis dengan tetap berlandaskan kehati-hatian dan tata kelola yang baik.

Perubahan kinerja Krakatau Steel dan Kimia Farma menjadi ujian awal bagi model pengelolaan BUMN yang lebih aktif. Keberhasilan restrukturisasi pada akhirnya akan ditentukan oleh kemampuan perusahaan mempertahankan laba, memperbaiki arus kas, dan menghasilkan kinerja operasional yang berkelanjutan.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemensos dan SP2MI Bersinergi, Perluas Penanganan Anak Tidak Sekolah
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Dua Terduga Pelaku Kasus Dugaan Penistaan Agama di The Sounds Project Ditahan Polda Metro Jaya
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Koalisi Buruh Bakal Studi Banding Isu Ketenagakerjaan ke Empat Negara
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Kelemahan Timnas Indonesia Masih Diungkit Media Vietnam dan Disamakain Malaysia
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Mendes Yandri Laporkan 73 Akun Deepfake Penyebar Hoaks ke Siber Polri
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.