Aktivitas Gunung Sinabung naik, Badan Geologi perluas radius bahaya

antaranews.com
1 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperluas radius zona rekomendasi bahaya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, menjadi tiga kilometer dari puncak gunung menyusul peningkatan aktivitas vulkanik.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat, mengatakan meskipun terjadi peningkatan aktivitas visual dan kegempaan, tingkat aktivitas Gunung Sinabung saat ini masih dipertahankan pada Level II (Waspada).

Tingkat aktivitas Gunung Sinabung tetap pada Level II (Waspada) dengan perubahan zona rekomendasi dari radius dua km dari puncak serta radius sektoral 3,5 km untuk sektor selatan-timur menjadi radius 3 km dari puncak serta radius sektoral 4,5 km untuk sektor selatan-timur.

Terhitung mulai Kamis (13/8) pukul 10.00 WIB, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi merekomendasikan agar masyarakat, wisatawan, maupun pendaki, tidak melakukan aktivitas apapun di dalam area zona bahaya baru tersebut.

Baca juga: Pemkab Karo imbau masyarakat patuhi zona aman Gunung Sinabung

Lana mengungkapkan pemantauan kegempaan hingga 12 Agustus 2026 mencatat adanya peningkatan gempa vulkanik dalam dan gempa hembusan, serta terekamnya gempa Low Frequency (LF) dan gempa hibrid yang sebelumnya jarang terdeteksi.

Secara visual, hembusan asap kawah Gunung Sinabung juga terpantau semakin menebal dengan warna putih keabu-abuan membumbung tinggi hingga 1.000 meter di atas puncak.

Selain ancaman bahaya primer berupa erupsi freatik, erupsi magmatik, pembongkaran kubah lava, lontaran batu pijar, dan hujan abu, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar saat terjadi hujan.

Badan Geologi mengimbau pemerintah daerah (pemda) bersama BPBD Sumatera Utara dan Kabupaten Karo untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan Pos Pengamatan Gunung Sinabung di Desa Ndokum Siroga demi mengantisipasi perkembangan aktivitas vulkanik lebih lanjut.

Baca juga: Badan Geologi: Waspada peningkatan aktivitas Gunung Sinabung


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serangan Bom di Afghanistan Tewaskan Wali Kota Faizabad
• 9 jam laludetik.com
thumb
Tokyo Protes Keras Kunjungan Putin ke Kepulauan Pasifik yang Diklaim Jepang
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Cara Memilih Tanggal Pernikahan Menggunakan BaZi, Beda dengan Shio
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
PT GNI di Morowali PHK 1.900 Karyawan, Ternyata Ini Biang Keladinya
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
CBRE Rencanakan Rights Issue Rp1,91 Triliun, Republik Capital Kurangi Porsi
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.