Prabowo: Para Birokrat Sering Gunakan Jabatan untuk Perkaya Diri, Harus Kita Berantas!

kompas.com
1 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan, para birokrat sering menggunakan jabatan dan wewenang mereka untuk memperkaya diri dan keluarga.

"Para birokrat yang sering menggunakan jabatan dan wewenangnya untuk memperkaya diri, memperkaya keluarganya, dan memperkaya kelompoknya. Ini harus kita berantas," kata Prabowo, dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD 2026, Jumat (14/8/2026).

Karena itu, salah satu persoalan bangsa Indonesia adalah birokrasi yang terlalu rumit dan tidak bekerja secara efisien.

"Kita harus mengakui masalah bangsa kita adalah antara lain masalah birokrasi yang berbelit-belit, birokrasi yang tidak bekerja dengan efisien," ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Perkenalkan Tamu Spesial di MPR: Ada Joko, Penerima MBG, dan Siswa Sekolah Rakyat

Kepala Negara mengingatkan, upaya untuk menutupi-nutupi masalah tidak lagi dapat dilakukan di era digital dan era informasi saat ini.

"Bukan kita tutup-tutupi. Era sekarang era digital, era informasi, tidak ada gunanya kita tutup-tutupi. Justru kita harus selesaikan masalah ini," tutur dia.

Menurut dia, untuk menyelesaikan persoalan birokrasi, ia meminta adanya persatuan antara para pemimpin dan kelompok politik.

"Ini memerlukan persatuan di antara semua pemimpin dan kelompok politik. Karena birokrasi yang tidak efisien, birokrasi yang korup, akan menghancurkan suatu bangsa," imbuh dia.

Baca juga: Prabowo Pamer 121 Kebijakan Selama Hampir 2 Tahun Memimpin

Prabowo menginginkan, setiap rupiah investasi harus menciptakan pekerjaan, harus menghasilkan perbaikan kualitas hidup rakyat kita, terutama rakyat kita yang paling bawah.

"Kita tidak boleh membiarkan kelaparan ada di bumi Indonesia. Republik Indonesia, anggota G20, tidak pantas masih ada rakyat kita yang lapar," ucap dia.

Prabowo mengatakan, bangsa yang kuat adalah bangsa yang mampu memberikan kemudahan bagi rakyatnya sendiri.

"Ketika kami menerima mandat, petani masih menghadapi pupuk yang sulit diperoleh, harga gabahnya yang jatuh setiap saat panen, aturan yang berbelit-belit. Kita harus berani menghadapi kesulitan dan masalah ini," tutur dia.

Sebagai informasi, Sidang Tahunan MPR-DPR-DPD diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Jumat (14/8/2026).

Baca juga: Prabowo Klaim Sudah Perbaiki 71.000 Sekolah pada Tahun 2026

Dalam sidang tahunan ini, Presiden Prabowo dijadwalkan akan menyampaikan pidato sebanyak 2 kali.

Presiden ke-7 Joko Widodo dan Wakil Presiden ke-13 Ma'ruf Amin terlihat hadir di lokasi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono tidak hadir secara langsung.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Demokrat Benny Kabur Harman mengatakan, SBY sedang check up di Amerika Serikat (AS) sehingga tidak dapat hadir.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Said Abdullah Proyeksikan Belanja APBN 2027 Maksimal Rp4.015 Triliun
• 27 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Tiba di DPR Hadiri Sidang Tahunan, Prabowo Didampingi Ketua MPR dan DPD
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Shin Tae-yong Bikin Persija Makin, Matang Fabio Calonego Ungkap Target Besar di Thailand
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK Gali Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi Soal Mekanisme Pengadaan Iklan
• 18 jam laludetik.com
thumb
Presiden Prabowo Sentil BUMN Kerja Seenaknya, Rencanakan Pengadilan Ad Hoc dan Penutupan 750 BUMN
• 37 menit laludisway.id
Berhasil disimpan.