DPD Tekankan Otsus Papua Harus Hadirkan Keadilan dan Kesejahteraan

okezone.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Wakil Ketua DPD RI Yorrys Raweyai meminta pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) Papua benar-benar menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan Otsus tidak cukup hanya diukur dari besarnya anggaran, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat Papua.

Yorrys menyampaikan hal tersebut merespons penegasan Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin mengenai komitmen DPD RI mengawal pelaksanaan Otsus Papua dalam pidato pengantar Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).

“Saya sependapat bahwa Otsus Papua harus kita kawal bersama. Ukuran keberhasilannya bukan hanya berapa besar anggaran yang diberikan, tetapi sejauh mana masyarakat merasakan manfaatnya melalui pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, serta perlindungan terhadap masyarakat adat,” ujar Yorrys di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga :
Polisi Buru Pelaku Penembakan di Festival Lembah Baliem Papua Pegunungan

“Pembangunan tidak boleh menghilangkan identitas masyarakat Papua. Masyarakat adat harus dilibatkan dan menjadi bagian utama dalam menentukan arah pembangunan di wilayahnya,” katanya.

Ia juga mendorong pengelolaan dana Otsus dilakukan secara tepat sasaran dan transparan. Dengan demikian, anggaran yang dikucurkan dapat diterjemahkan menjadi pelayanan publik, pembangunan manusia, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga :
Polisi Ungkap Identitas 2 Korban Penembakan OTK di Festival Lembah Baliem Papua Pegunungan

Menurut Yorrys, pembangunan Papua juga harus berjalan beriringan dengan penyelesaian persoalan keamanan dan kemanusiaan. Berbagai proyek pembangunan dan proyek strategis nasional perlu dilaksanakan dengan pendekatan yang arif dan dialogis serta melibatkan masyarakat setempat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensesneg Ungkap Ada Kejutan dalam Pidato Prabowo di Sidang Tahunan MPR, Apa Isinya?
• 13 jam laludisway.id
thumb
Reza Arap Ungkap Alasan “Harusnya Horror” Tayang 20 Agustus, Tegaskan Bukan untuk Lawan Spider-Man
• 23 jam lalupantau.com
thumb
AESI: Kemandirian Energi RI Bisa Dimulai dari Atap Rumah
• 52 menit lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo: Demutualisasi BEI Jadikan Pasar Modal Indonesia Terbesar di Dunia
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Gereja Nyalakan Tanda Bahaya, Israel Ancam Musnahkan Kristen Palestina
• 16 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.