Puan: RUU Perampasan Aset Tunggu Masukan Bermakna dari Masyarakat

suarasurabaya.net
7 jam lalu
Cover Berita

Puan Maharani, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, menyampaikan bahwa Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perampasan Aset saat ini masih berada pada tahap menerima masukan dari masyarakat secara bermakna atau meaningful participation.

“RUU tentang Perampasan Aset masih dalam tahap untuk menerima masukan dari masyarakat yang bermakna (atau meaningfull participation) sehingga dapat memperkuat substansi Undang-Undang tersebut dan memiliki legitimasi yang kuat,” kata Puan Maharani, Ketua DPR RI, dalam pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 di Jakarta, seperti dilaporkan Antara, Jumat (14/8/2026).

Puan Maharani menegaskan bahwa kualitas pembentukan undang-undang tidak semata diukur dari banyaknya undang-undang yang dihasilkan, melainkan sejauh mana manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dari kehadiran undang-undang tersebut.

Ia mengakui bahwa dalam setiap proses pembentukan undang-undang selalu terdapat dinamika politik, baik antarfraksi, antara DPR RI dan pemerintah, maupun dalam upaya mengartikulasikan aspirasi berbagai kelompok masyarakat.

Meski demikian, Puan Maharani menegaskan bahwa DPR RI bersama pemerintah senantiasa berupaya mencari titik temu yang mencerminkan kehadiran negara, keberpihakan kepada rakyat, sekaligus kemanfaatan dari undang-undang yang dihasilkan.(ant/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Digitalisasi Bansos Telah Berjalan di 153 Kabupaten/Kota
• 11 jam laludetik.com
thumb
Prabowo: Negara Hadir dalam Setiap Kehidupan Rakyat
• 10 jam lalukompas.com
thumb
BMKG Rilis Dinamika Atmosfer Sepekan ke Depan: El Nino Semakin Kuat, Ancaman Kekeringan Kian Meluas
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi Jerat 3 Tersangka Kasus Pembubaran Jemaat Gereja di Bantul
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Danantara Sumberdaya Indonesia Temukan Potensi Tambahan USD5 Miliar dari Ekspor 3 Komoditas
• 13 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.