Ketua Komisi X Minta Murid SD Diberi Pilihan Belajar Bahasa Asing Sesuai Minat

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta pemerintah memberikan pilihan kepada siswa dalam mempelajari bahasa asing sejak sekolah dasar (SD).

Hetifah mengatakan, gagasan Presiden Prabowo mewajibkan pembelajaran bahasa asing sejak usia dini adalah hal yang baik, tetapi pemerintah perlu mempertimbangkan minat dan ketertarikan siswa dalam menentukan bahasa yang dipelajari.

"Kalau menurut kami, tentu saja anak-anak dibiarkan untuk memilih ya, memilih apa yang mereka suka, passion-nya ataupun interest dia bahasa apa," ujar Hetifah saat ditemui di Gedung DPR RI, Jumat (14/8/2026).

Menurut Hetifah, siswa sebaiknya diberi keleluasaan untuk memilih bahasa yang ingin mereka kuasai, sebagai bahasa kedua atau ketiga setelah bahasa daerah.

Baca juga: Presiden Prabowo Wacanakan Pelajaran Bahasa Asing Mulai Kelas 1 SD

Oleh karena itu, pemerintah perlu membuat perencanaan secara cermat jika ingin mengajarkan berbagai bahasa asing.

"Jadi nanti ada kesempatan untuk mereka mempelajari bahasa yang mereka pikir itu akan menjadi bahasa kedua atau bahasa ketiga setelah bahasa daerah mereka," kata Hetifah.

"Nah, tentu saja ini tidak mudah ya, apalagi jika kita ingin mengajarkan semua. Nah itu yang harus secara cermat dan hati-hati kita buat perencanaannya," imbuh dia.

Politikus Partai Golkar itu juga mengingatkan pemerintah mengenai ketersediaan guru bahasa asing.

Baca juga: Prabowo akan Wajibkan Bahasa Asing Sejak SD: Inggris, Mandarin, Arab, hingga Rusia

Menurut dia, pemerintah perlu memastikan tenaga pengajar tersedia sebelum kebijakan tersebut diterapkan.

"Yang hati-hati lagi tentu saja ketersediaan guru. Jangankan bahasa asing, tentu saja bahasa daerah pun banyak yang punah saat ini karena penuturnya tidak ada," kata dia.

Atas dasar itu, Hetifah meminta pemerintah benar-benar menyiapkan guru dan sarana pendukung secara bersamaan jika ingin menerapkan kebijakan tersebut.

"Jadi harus disertai dengan gurunya dan fasilitas lainnya seperti tadi, tentunya ya mungkin lab bahasanya dan sebagainya. Jadi itu satu ide yang bagus tapi nanti harus diterjemahkan ke dalam bentuk program dan juga ketersediaan perangkat, sarana prasarana, dan guru-gurunya secara simultan," kata dia.

Prabowo minta pelajaran bahasa asing sejak SD

Diberitakan sebelumnya, Prabowo menegaskan penguasaan bahasa asing merupakan kemampuan penting bagi anak-anak Indonesia.

"Pelajaran apapun kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing. Bahasa asing mutlak harus kita kuasai," kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama MPR-DPR-DPD 2026 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Jumat.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Prabowo mengatakan, pembelajaran bahasa asing akan dimulai sejak siswa duduk di kelas 1 SD.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Sebut Cek Kesehatan Gratis Sentuh 108 Juta Warga Indonesia
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Intai Sumut, Sumbar, dan Aceh hingga 16 Agustus
• 10 menit lalumetrotvnews.com
thumb
11 Prajurit Koops TNI Habema Evakuasi Warga Ugimba dengan Dua Helikopter
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Waka DPRD Jatim Soroti Capaian MBG hingga Kopdes Merah Putih
• 1 jam laludetik.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 14 Agustus 2026, Cek Lokasi dan Persyaratan
• 18 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.