Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027 harus dinilai kinerjanya dari segi upaya memenuhi harapan rakyat. APBN 2027 harus bisa mengubah kehidupan rakyat yang lebih baik.
"APBN tidak hanya diukur dari besarnya anggaran yang dapat dibelanjakan. APBN harus dinilai kinerjanya dalam memenuhi harapan rakyat," kata Puan, dalam program Live Event Metro TV, Jumat, 14 Agustus 2026.
APBN, kata Puan, bukan hanya sekadar angka dan program. Sebab, bagi rakyat, yang diingat bukan besarnya angka dalam APBN, melainkan seberapa besar APBN mampu mengubah hidup rakyat menjadi lebih baik.
"Oleh karena itu, ukuran keberhasilan kita dalam menyusun APBN adalah sejauh mana kebijakan, program, dan anggaran mampu membuka jalan bagi rakyat untuk hidup lebih baik," ungkap Puan.
Baca Juga :
Puan juga mengingatkan pemerintah agar berhati-hati dalam menyusun dan melaksanakan APBN 2027. Pendapatan negara harus dihimpun secara adil, tanpa melemahkan daya beli masyarakat dan keberlangsungan dunia usaha.
"Negara harus menghimpun pendapatan negara secara optimal, tetapi juga harus adil dalam membagi beban," katanya.
Kemudian, belanja negara harus semakin berkualitas, tepat sasaran, dan berorientasi pada hasil. Lalu defisit dan utang harus dikelola secara hati-hati, terukur, dan bertanggung jawab.
"Setiap pembiayaan harus dilihat dari manfaat, risiko, dan bebannya bagi generasi mendatang. Kebijakan hari ini tidak boleh meninggalkan beban yang tidak adil bagi generasi yang akan datang," ucap Puan.




