Prabowo Buka Jalan Kewarganegaraan Ganda untuk Ilmuwan hingga Atlet

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan nota keuangan dan RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI di gedung parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). (Sumber: Tangkapan layar KompasTV)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Presiden Prabowo Subianto mengusulkan perubahan kebijakan kewarganegaraan untuk membuka peluang kewarganegaraan ganda secara terbatas, bagi talenta-talenta yang bisa berkontribusi besar bagi kepentingan nasional.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki jutaan diaspora yang tersebar di berbagai negara. Di antara mereka terdapat talenta dengan kemampuan kelas dunia, mulai dari ilmuwan, dokter, insinyur, ahli kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), peneliti, pengusaha, seniman hingga atlet.

"Hari ini, pemerintah akan mengajukan kepada sidang yang terhormat ini perubahan undang-undang untuk membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi mereka yang memiliki talenta istimewa dan dapat memberi sumbangan luar biasa bagi kepentingan nasional," kata Prabowo saat menyampaikan Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Baca Juga: Komitmen Prabowo: Setiap Rupiah yang Dihemat Harus Kembali untuk Rakyat

Prabowo mengatakan, sebagian diaspora Indonesia terpaksa mengambil kewarganegaraan lain karena kebutuhan karier, keluarga, maupun pengabdian mereka di luar negeri.

Pemerintah pun tidak ingin para talenta tersebut harus memilih antara kesempatan mengembangkan karier di dunia internasional dan ikatan mereka dengan Indonesia.

Namun, Prabowo menegaskan kebijakan kewarganegaraan ganda tersebut tidak akan diberikan secara bebas kepada semua orang.

Pemerintah akan merancang skema tersebut secara selektif dan terukur, termasuk melalui uji integritas serta kewajiban yang jelas bagi penerima.

"Kebijakan ini akan kita rancang dengan selektif, terukur, disertai uji integritas, kewajiban yang jelas, serta perlindungan penuh terhadap keamanan dan kepentingan negara," jelasnya. 

Baca Juga: Puan Ungkap 8 Masalah yang Perlu Tindak Lanjut, Termasuk Penyelesaian Kasus Hukum dan PHK

Dalam pidatonya, Prabowo menyebut kebijakan tersebut diharapkan dapat "memanggil pulang" diaspora dengan kemampuan terbaik sekaligus menarik talenta-talenta terbaik untuk memperkuat Indonesia.

Rencana ini juga menjadi bagian dari agenda besar pemerintah untuk mengubah kekayaan Indonesia menjadi kekuatan Indonesia.

"Kita tidak ingin membangun ekonomi yang hanya besar dalam statistik. Kita sedang membangun negara yang berdaulat dalam keputusan, adil dalam pembagian dan pemerataan, nyata dalam kehidupan rakyat," tuturnya. 

 

Penulis : Dina Karina Editor : Edy-A.-Putra

Sumber : Kompas TV

Tag
  • kewarganegaraan ganda
  • diaspora indonesia
  • prabowo subianto
  • talenta diaspora
  • presiden prabowo
  • pidato prabowo
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jepang Berniat Berperan Aktif, Motegi Akan Kunjungi Negara Timur Tengah
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Garuda Institute Puji Langkah Imigrasi Lindungi WNI dari TPPO
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Ketua RT di Tangsel Jadi Tersangka Usai Aniaya Pembakar Sampah
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Dunia Dihantam Krisis Besar, China Makin Tangguh Tendang Amerika
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Komisi II DPR Kawal RAPBN 2027, Bahtra Banong Dorong Program Strategis Berdampak Langsung bagi Rakyat
• 12 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.