JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan banyak siswa dan siswi Sekolah Rakyat yang berprestasi.
Prabowo pun menyoroti adanya tujuh siswa Sekolah Rakyat di Makassar, Sulawesi Selatan, yang berhasil meraih prestasi dalam Olimpiade Nasional Indonesia ke-15.
"Kemarin saya juga mendapat kabar, tujuh siswa sekolah rakyat di Makassar berhasil menang Olimpiade Nasional Indonesia ke-15 di bidang Matematika, Biologi, Bahasa Indonesia, Sejarah, dan Sosiologi," kata Prabowo dalam pidato kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Baca juga: Lengkap! Ini Pidato Kenegaraan Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR 2026
Selain itu, Prabowo juga menyinggung capaian Ismi Ulfaidah yang merupakan siswi Sekolah Rakyat Poliwari Mandar, Sulawesi Barat yang terpilih menjadi anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional.
Menurut Prabowo, capaian itu merupakan bukti bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap dapat meraih prestasi tinggi.
Terlebih, jika mereka mendapatkan kesempatan, fasilitas, dan bimbingan yang memadai.
"Capaian ini membuktikan bahwa pelajar dari keluarga yang paling tidak berdaya, paling tidak mampu, jika diberi kesempatan, diberi fasilitas, diberi bimbingan, bisa mencapai prestasi yang tertinggi," ucapnya.
Kepala Negara mengatakan, Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Baca juga: Prabowo: Giant Sea Wall Mutlak Harus Dibangun, Jangan Tunggu Bencana
Dia tidak ingin kondisi ekonomi orang tua menjadi penghalang bagi masa depan anak-anak mereka.
"Kita harus memutuskan lingkaran kemiskinan. Kalau orang tua mereka menghadapi nasib yang kurang baik, mengalami kondisi keterburukan, kondisi kemiskinan, anak-anak mereka tidak boleh terus miskin,” lanjut dia.
Di kesempatan ini, Presiden RI menegaskan komitmen pemerintah berkomitmen dalam memberikan kesempatan kepada seluruh anak Indonesia.
Prabowo ingin seluruh anak Indonesia bisa punya kesempatan berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
"Tidak ada satu anak Indonesia pun yang akan kita tinggalkan. Saudara-saudara sekalian, mari kita beri tepuk tangan kepada anak-anak siswa-siswi Sekolah Rakyat,” tegasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




