IKADIM & Unhan Bangun Kemitraan Strategis Demi Peningkatan SDM Unggul

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - SENTUL - Ikatan Doktor Ilmu Manajemen (IKADIM) dan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) membangun komitmen kemitraan strategis. Kerja sama itu dijalin dalam rangka memperkuat pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul nasional.

Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan jajaran pengurus IKADIM dengan Rektor Unhan RI Letjen (Purn) Dr. Anton Nugroho, M.A., M.MDS., di Kampus Universitas Pertahanan RI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/8).  K

BACA JUGA: MPR Goes to Campus ke-50 di Unhan, Eddy Soeparno: Ketahanan Energi Mandat Konstitusi

etua Umum IKADIM Dr. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., yang memimpin langsung delegasi dalam pertemuan itu menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sambutan hangat dari rektor dan jajaran Unhan RI.

Dia pun menjelaskan bahwa IKADIM merupakan organisasi profesi doktor manajemen yang berdiri sejak 2019. Saat ini, IKADIM memiliki lebih dari 3.000 anggota yang terdiri atas para doktor dan guru besar.

BACA JUGA: IKADIM-UMIBA Teken MoU Tingkatkan Kualitas Tri Dharma Perguruan Tinggi dan SDM Unggul

Menurut Jazuli, anggota IKADIM memiliki latar belakang profesi beragam, mulai akademisi, birokrat dan pemerintahan, profesional, hingga pelaku bisnis. Keragaman kompetensi tersebut merupakan sumber daya strategis yang dapat diberdayakan untuk mendukung berbagai agenda pembangunan nasional. “Resource ini bisa digunakan dan diberdayakan sesuai kompetensi,” ungkap Jazuli.

Dia juga merefleksikan tantangan daya saing Indonesia yang masih menghadapi ketertinggalan dibandingkan sejumlah negara tetangga. Meskipun secara personal banyak SDM Indonesia memiliki kapasitas unggul, kata dia, kekuatan tersebut perlu dihimpun dan dikolaborasikan agar memberikan dampak yang lebih besar bagi kemajuan bangsa.

BACA JUGA: Tingkatkan Kualitas & Produktivitas Tenaga Kerja Nasional, IKADIM-Kemnaker Jalin Kemitraan Strategis

Oleh karena itu, Jazuli berharap pertemuan IKADIM dan Unhan RI tidak berhenti pada seremoni silaturahmi, tetapi berkembang menjadi kerja sama yang berkesinambungan dan memberikan manfaat nyata. "IKADIM terpanggil untuk berkontribusi. Tiga ribu lebih doktor dan guru besar bukan jumlah yang kecil kalau bekerja secara kolaboratif,” kata Jazuli.

Sementara itu, Anton Nugroho menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi jajaran IKADIM. Menurut dia, pertemuan ini menjadi langkah penting membangun komunikasi lebih erat sekaligus membuka ruang kolaborasi antara Unhan RI dan IKADIM. “Ini satu upaya untuk menjalin komunikasi sehingga terjalin kolaborasi antara Unhan dan IKADIM dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Anton.

Dia menambahkan bahwa Unhan RI saat ini terus mengembangkan kualitas institusi menuju world class university, salah satunya melalui pengembangan world class curriculum. Oleh karena itu, kolaborasi dengan berbagai pihak yang memiliki kompetensi dan sumber daya unggul menjadi bagian penting dalam penguatan kualitas pendidikan dan pengembangan SDM.

Dalam pertemuan tersebut, jajaran pengurus IKADIM dan Unhan RI juga mendiskusikan sejumlah peluang konkret kerja sama. Beberapa di antaranya meliputi riset bersama mengenai pengembangan generasi Z dan kepemimpinan, penyelenggaraan short course dengan melibatkan IKADIM baik sebagai narasumber maupun partisipan, serta peningkatan kompetensi dosen dalam pengembangan karier jabatan fungsional hingga jenjang guru besar.

IKADIM juga menawarkan kerja sama dalam pengembangan standar kompetensi level 8–9 di bidang kepemimpinan inovatif yang saat ini tengah menunggu proses pengesahan di Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.

Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam memperkuat ekosistem pengembangan SDM, pendidikan, penelitian, dan kepemimpinan nasional yang adaptif terhadap perubahan serta mampu meningkatkan daya saing Indonesia.

Hadir dalam pertemuan tersebut jajaran pengurus IKADIM, antara lain Dr. Sri Puguh Budi Utami, M.Si. (Ketua Dewan Penasihat); Dr. Dingot Hamonangan Ismail, M.Si. (Wakil Ketua Umum Riset Publikasi); Dr. Indra Fahrizal, MBA (Wakil Ketua Umum Profesi Sertifikasi); Dr. Andi Nurpati, M.Pd. (Wakil Ketua Umum Kerja Sama Lembaga Pemerintah); Dr. Dominica Dini Afiat, MM (Wakil Ketua Umum Pengawasan); Dr. Danang Aziz Akbarona, MAP (Sekretaris Jenderal); Dr. Abdul Wahab Samad, MM (Ketua Harian); Assoc. Prof. Dr. Yuni Pratikno, MH, MM (Ketua Bidang Kerja Sama PT); serta Dr. Hermawan Syahrul, MM (Ketua Bidang Transformasi SDM Teknologi).

Sementara itu, rektor Unhan RI didampingi wakil rektor I, wakil rektor IV, kepala LPPN, kepala LPMPP, direktur Pascasarjana, dekan FMP, dan jajaran terkait lainnya. (boy/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nuansa Merah Putih Hiasi Gedung Kementerian di Sekitar Monas
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Semarak Kemerdekaan MyPertamina Pasar Rakyat, Hadirkan Aktivitas Seru dan Tebus Murah Sembako
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Prabowo Buka Jalan Kewarganegaraan Ganda untuk Ilmuwan hingga Atlet
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Mau Tingkatkan LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah, Ini Alasannya
• 23 jam laludetik.com
thumb
Choi Yoon Ji akan Jadi Pasangan Lee Jong Suk di Drakor Romantis Baru
• 43 menit lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.