Liputan6.com, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah.
Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04.58.24 WIB. Episenter gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer.
Advertisement
"Gempa Mag:7.7, 15-Aug-2026 04:58:24WIB, Lok:8.35LS, 121.37BT (36 km TimurLaut MBAY-NAGEKEO-NTT), Kedlmn:10 Km," tulis BMKG melalui akun X, Sabtu.
BMKG kemudian mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah NTT, Sulawesi Selatan (Sulsel), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Tenggara (Sultra).
"Peringatan Dini Tsunami di NTT,SULSEL,NTB,SULTRA," jelas BMKG.
Dari wilayah yang masuk dalam pemodelan peringatan dini tsunami, 14 daerah berstatus Waspada. Wilayah tersebut tersebar di NTT, NTB, Sulsel, dan Sultra.
Dalam kondisi status "Waspada" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai.
Di NTT, wilayah berstatus Waspada meliputi Pulau Ende, Pulau Sikka, dan Flores Timur bagian utara. Estimasi waktu tiba tsunami masing-masing pukul 05.03 WIB, 05.07 WIB, dan 05.15 WIB.
Kemudian di NTB, wilayah yang masuk status Waspada yakni Bima Pulau Sangiang, Bima Pulau Gili, Kota Bima bagian utara, dan Dompu bagian utara. Estimasi waktu tiba masing-masing pukul 05.09 WIB, 05.12 WIB, 05.14 WIB, dan 05.19 WIB.
Sementara di Sulawesi Tenggara, Kota Bau-Bau masuk status Waspada dengan estimasi waktu tiba pukul 05.40 WIB.
Adapun di Sulawesi Selatan, terdapat enam wilayah berstatus Waspada, yakni Takalar, Bone, Wajo, Luwu bagian timur, Luwu bagian utara, dan Kota Palopo.
Estimasi waktu tiba tsunami di Takalar tercatat pukul 05.43 WIB, Bone pukul 05.54 WIB, Wajo pukul 06.01 WIB, Luwu bagian timur pukul 06.36 WIB, Luwu bagian utara pukul 06.39 WIB, dan Kota Palopo pukul 06.41 WIB.




