Zulhas: BGN Diberi Waktu 3 Bulan untuk Refocusing

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan Badan Gizi Nasional (BGN) diberi waktu sekitar 2-3 bulan untuk melakukan refocusing program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Zulhas menyebut, refocusing dilakukan untuk menyelesaikan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program MBG, termasuk pemerataan penerima manfaat hingga pemenuhan standar keamanan pangan.

“Kita minta waktu 2 bulan, refocusing. Insyaallah MBG 1-2 bulan mendatang akan semakin bagus, sesuai dengan harapan masyarakat, kita akan bekerja keras dan mohon dukungannya,” kata Zulhas dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan Tahun Anggaran 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kemenkeu, Jumat (14/8).

Zulhas menjelaskan, pemerintah juga akan memprioritaskan penyelesaian program MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT), Papua, dan Maluku.

Menurut mantan Menteri Perdagangan tersebut, persoalan penyelesaian program MBG di daerah tertinggal ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu bulan.

Pemerintah akan mempercepat penyaluran MBG bagi kelompok balita, ibu menyusui, dan ibu hamil. Zulhas menyebut terdapat sekitar 11 juta penerima manfaat dalam kelompok tersebut yang ditargetkan dapat diselesaikan dalam 1-2 bulan.

“Yang perlu agak waktu panjang, mungkin membutuhkan waktu 2 bulan, adalah menyelesaikan, ada 13.000 titik baru, ya tambahan yang di Pulau Jawa,” jelasnya.

Pemerintah juga akan menyelesaikan persoalan sekitar 7.000-8.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Zulhas juga mengakui pelaksanaan program MBG sempat diwarnai berbagai persoalan. Menurut dia, sejumlah kementerian menemukan kejanggalan dalam pelaksanaan program tersebut dan telah mengambil tindakan.

“Sementara anggaran yang paling besar yang kami koordinasikan itu MBG. Kami minta maaf, hampir satu tahun lebih, ya gonjang-ganjing luar biasa, terjadi desa-desa ini,” tutupnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepemimpinan Infantino Disorot Setelah Skema FFE Dibatalkan
• 9 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Kepala BIM: Pendirian BMKS agar RI Miliki Harga Referensi Mandiri
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Detik-Detik Gelombang Air Tsunami Terjang Pesisir Buton-Selayar Pasca Gempa M 7.7 di NTT
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Garuda Pertiwi Impresif, Gilas Arab Saudi 7-0 di Srikandi Merdeka Cup 2026
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Kebakaran di Sejumlah Gunung di Indonesia
• 23 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.