Buat kamu yang tertarik menjadi taruna/taruni sekolah kedinasan, ada sejumlah informasi penting yang perlu diketahui. Mulai dari apa itu Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas), kuota dan program studi, persyaratan, dokumen yang perlu disiapkan, hingga jadwal tahapan seleksinya.
Sebelum membahas lebih dalam, yuk kenalan dengan seleksi Poltekimipas. Berikut penjelasannya dikutip dari akun Instagram @kemenimipas: Apa Itu Seleksi Poltekimipas? Poltekimipas adalah sekolah kedinasan jenjang Diploma IV di bawah naungan Kemenimipas. Masa pendidikan di Poltekimipas berlangsung selama empat tahun.
Dalam penerimaan Tahun Anggaran 2026, proses seleksi calon taruna/taruni dilakukan melalui enam tahapan. Tahapan tersebut dimulai dari seleksi administrasi (verifikasi berkas unggah), Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kesehatan dan Pengamatan Fisik, Kesamaptaan, Seleksi Psikologi, hingga wawancara dan keterampilan.
Seluruh tahapan seleksi Poltekimipas 2026 tidak dipungut biaya alias gratis. Karena itu, peserta diminta tidak mempercayai pihak mana pun yang menjanjikan kelulusan dalam proses seleksi.
Nah, setelah mengenal Seleksi Poltekimipas. Yuk simak informasi lengkap mengenai kuota hingga jadwal seleksinya berikut ini. Kuota dan Program Studi Berdasarkan Surat Pengumuman No: SDM 1-SA.02.04-1 Tentang Penerimaan Calon Taruna/Taruni Sekolah Kedinasan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun Anggaran 2026. Formasi Penerimaan Calon Taruna/Taruni Poltekimipas Tahun Anggaran 2026 ditetapkan sebanyak 405 orang.
Jumlah tersebut terdiri dari 375 formasi umum dan afirmasi putra-putri Papua, serta 30 formasi bagi PNS di lingkungan Kemenimipas. Calon peserta hanya dapat memilih satu dari enam program studi yang tersedia, yaitu:
- D4 Teknik Pemasyarakatan
- D4 Manajemen Pemasyarakatan
- D4 Bimbingan Kemasyarakatan
- D4 Hukum Keimigrasian
- D4 Administrasi Keimigrasian
- D4 Manajemen Teknologi Keimigrasian
Sedangkan, Formasi Afirmasi diperuntukkan bagi putra-putri Papua, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan. Adapun Formasi Pegawai diperuntukkan bagi PNS di lingkungan Kemenimipas. Syarat Calon Taruna/Taruni Adapun sejumlah persyaratan yang wajib dipenuhi peserta Formasi Umum antara lain:
- Warga Negara Indonesia, laki-laki/perempuan.
- Pendidikan SLTA/sederajat dengan nilai ijazah rata-rata minimal 70.
- Usia minimal 17 tahun dan maksimal 23 tahun 0 bulan 0 hari pada awal tanggal pengumuman pendaftaran seleksi.
- Tinggi badan minimal 168 cm untuk laki-laki dan 160 cm untuk perempuan, dengan berat badan ideal.
- Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas narkoba, serta bebas penyakit menular seperti HIV/AIDS dan Hepatitis B.
- Tidak memakai kacamata/softlens, tidak tuli, tidak bisu, dan tidak buta warna.
- Tidak bertato/bertindik, kecuali tato/tindik adat.
- Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama pendidikan.
- Tidak pernah dipidana dan memiliki integritas tinggi terhadap NKRI.
- Bersedia ditempatkan di seluruh Unit Kerja di wilayah Indonesia.
- Khusus peserta Formasi Afirmasi Papua, terdapat persyaratan tambahan, yakni memiliki pendidikan SLTA/sederajat dengan nilai ijazah minimal 60.
- Sementara bagi peserta Formasi Pegawai, ketentuan usia yang berlaku yakni minimal 17 tahun dan maksimal 25 tahun 0 bulan 0 hari.
- Peserta Formasi Pegawai juga wajib berstatus sebagai PNS aktif Kemenimipas dengan penilaian kinerja tahun 2024 dan 2025 minimal bernilai baik.
- Pendaftaran dilakukan secara online melalui dua jalur berbeda sesuai formasi yang dipilih.
- Calon peserta Formasi Umum dan Formasi Afirmasi Papua melakukan pendaftaran melalui laman https://sscasn.bkn.go.id/.
- Sementara itu, calon peserta Formasi Pegawai melakukan pendaftaran melalui portal Catar Kemenimipas di https://catar.kemenimipas.go.id.
- Bagi peserta Formasi Umum, sejumlah dokumen yang wajib diunggah antara lain:
- Surat lamaran bermeterai Rp10.000.
- e-KTP atau surat keterangan perekaman kependudukan.
- Ijazah asli.
- Akta kelahiran asli.
- Surat keterangan belum menikah.
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).
- Surat keterangan sehat dari RS Pemerintah/Puskesmas.
- Surat pernyataan 10 poin bermeterai.
- Surat pernyataan persetujuan dari orang tua/wali.
- Pas foto ukuran 4x6 cm dengan latar belakang biru.
- Jadwal Tahapan Seleksi
- Pengumuman penerimaan (sscasn.bkn.go.id dan catar.kemenimipas.go.id): 15-24 Agustus 2026.
- Pendaftaran online dan unggah dokumen: 18-30 Agustus 2026.
- Pengumuman hasil seleksi administrasi: 2-3 September 2026.
- Masa sanggah: 4-5 September 2026.
- Jawab Sanggah: 4-6 September 2026
- Pengumuman Pasca Sanggah: 7-8 September 2026.
- Pengumuman Jadwal SKD:: 18-21 September 2026
- Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN: 22 September-7 Oktober 2026.
- Pengumuman hasil SKD dan jadwal tes kesehatan: 1-13 Oktober 2026.
- Seleksi Kesehatan dan Pengamatan Fisik: diumumkan melalui laman resmi
- Pengumuman Hasil Seleksi Kesehatan dan Pengamatan Fisik dan Jadwal Seleksi Kesamaptaan: diumumkan melalui laman resmi
- Seleksi Kesamaptaan: diumumkan melalui laman resmi
- Pengumuman Hasil seleksi Seleksi Kesamaptaan dan Jadwal Seleksi Psikolgi: diumumkan melalui laman resmi
- Seleksi Psikologi: diumumkan melalui laman resmi
- Pengumuman Hasil Seleksi Psikologi dan Jadwal Seleksi Wawancara dan Keterampilan: diumumkan melalui laman resmi
- Seleksi Wawancara dan Keterampilan: diumumkan melalui laman resmi
- Pengumuman kelulusan akhir: 21 Oktober-1 November 2026.
Seluruh tahapan seleksi juga tidak dipungut biaya. Jadi, jangan sampai percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan.
Sobat Medcom, itulah ulasan mengenai pendaftaran Seleksi Poltekimipas yang segera dibuka. Semoga bermanfaat ya!
Baca Juga :
Spill Jadwal dan Syarat Daftar STMKG 2026: Siap-siap Tembus Jadi Taruna BMKGJadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)





