Tim Dompet Dhuafa Sisir Wilayah Terdampak Gempa NTT, Masjid Merah Putih Hampir Rata dengan Tanah

republika.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dompet Dhuafa (DD) mengirim tim untuk menyisir wilayah yang terdampak gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang berpusat di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan kedalaman 10 kilometer.

Sejumlah wilayah yang telah disisir, di antaranya Nagekeo/Mbay, Sikka, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ende, Alor, Lembata, dan wilayah lainnya yang masih dalam pemantauan.

Baca Juga
  • Badan Geologi Temukan Indikasi Likuifaksi Usai Gempa NTT
  • ICITRI 2026 UNM Tembus 11 Negara, 79 Artikel Ilmiah Lolos Seleksi Internasional
  • BNPB Korban Jiwa Gempa NTT 38 Orang

"Tim mulai bergerak dari LKC (Layanan Kesehatan Cuma-cuma) hingga tim Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa dari pagi tadi untuk membantu, merespons dan menangani masyarakat terdampak gempa hari ini," kata Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini dalam keterangan di Jakarta, Sabtu(15/8/2026).

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Republika, Ahmad Juwaini menyampaikan paparan saat acara Refleksi Masa Lalu Menatap Masa Depan Dompet Dhuafa di Gedung Philanthropy, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (Republika/Thoudy Badai)

Ahmad menyebut timnya menerjunkan relawan untuk melakukan asesmen terkait kebutuhan darurat, seperti dapur umum maupun kebutuhan dasar lainnya yang dibutuhkan warga terdampak. Sementara itu, tim LKC Dompet Dhuafa mendirikan pos kesehatan di Ronting, NTT.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Salah satu anggota tim DMC Muhidur menjelaskan salah satu bangunan yang terdampak, di antaranya Masjid Al Istiqomah Ronting atau yang biasa disebut Masjid Kubah Merah Putih di Kecamatan Lemba, Manggarai Timur.

"Inilah keadaan setelah gempa yang berkekuatan M7,7 kondisi masjid roboh dan hampir rata dengan tanah. Ini menggambarkan dampak yang dahsyat akibat gempa yang mengguncang. Air laut sempat naik hingga bibir pantai,"ujar Muhidur.

View this post on Instagram

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Renovasi Gedung Sate Berubah, Dedi Mulyadi Sebut Cat Lama Tak Sesuai Standar
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Wanita di Lumajang Potong Alat Kelamin Suaminya yang Sedang Tidur Pakai Celurit
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Peluang untuk Menangkan Hak Asuh Anak Disebut Kecil, Pihak Ruben Onsu Klaim Punya Bukti Kuat
• 10 jam lalugrid.id
thumb
BNPB: Beberapa Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Akibat Gempa 7,7 M di NTT
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Anggaran TKD Naik Jadi Rp 735 T di RAPBN 2027, Masih Jauh di Bawah Alokasi 2025
• 23 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.