Nasib malang dialami balita laki-laki berusia tiga tahun, ESB. Ia meninggal dunia setelah diduga terjatuh ke dalam sumur resapan rumah tangga di Desa Mojosari, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jumat (14/8).
Kapolsek Kalangbret, Iptu Sugeng Haryono, mengatakan korban diduga tercebur ke dalam sumur resapan rumah tangga. Letak sumur itu berada di sekitar rumah korban.
"Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk dilakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut," kata Sugeng saat dikonfirmasi, Sabtu (15/8).
Mendapat laporan tersebut, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Saat tiba, korban telah berada di rumah duka dan akan dimandikan oleh pihak keluarga.
Polisi bersama tim medis Puskesmas Kauman kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kondisi korban. Dari pemeriksaan tersebut, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
"Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis dan Inafis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah," ucap Sugeng.
Sugeng mengatakan pihak keluarga menghendaki agar tidak dilakukan autopsi. Keluarga juga telah membuat surat pernyataan tidak akan menuntut pihak mana pun, baik secara pidana maupun perdata.
"Kami turut berbelasungkawa atas musibah yang dialami keluarga korban. Kami mengimbau kepada seluruh orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat berada di sekitar lingkungan rumah yang terdapat sumur, lubang, kolam, maupun tempat lain yang berpotensi membahayakan," pungkas dia.





