Jakarta, tvOnenews.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 mengguncang Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/8/2026) sore sekitar pukul 17.57 WIB.
Guncangan gempa yang berpusat di darat itu turut dirasakan oleh masyarakat di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.
"Di wilayah Simalungun, Sumatera Utara diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo Magnitudo 6,4 pada kedalaman 168 km," ungkap Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto, dalam keterangannya pada Sabtu petang.
Wijayanto menjelaskan, pusat gempa berada pada koordinat 2,91° LU dan 98,93° BT. Lokasi tersebut berada di darat, sekitar 11 kilometer tenggara Simalungun, Sumatera Utara.
Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut dikategorikan sebagai gempa bumi menengah. Menurut Wijayanto, gempa terjadi akibat aktivitas subduksi lempeng.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini, tidak berpotensi tsunami," kata Wijayanto.
Hasil analisis mekanisme sumber juga menunjukkan gempa memiliki mekanisme sesar geser turun atau oblique normal fault.
"Hingga pukul 18.16.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock," sebut Wijayanto.
BMKG akan terus memantau perkembangan aktivitas seismik di wilayah tersebut, termasuk kemungkinan terjadinya gempa susulan. Informasi terbaru juga akan disampaikan kepada pemangku kepentingan dan masyarakat.
Wijayanto mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Warga juga diminta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa.
"Himbauan kepada masyarakat, tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi seperti media sosial @infoBMKG, website [www.bmkg.go.id](http://www.bmkg.go.id)," kata Wijayanto. (rpi)




