Kerusuhan terjadi di Sentani, Jayapura, pada Sabtu (15/8). Sekelompok massa yang berdemonstrasi menyerang kepolisian yang berjaga di jalan protokol Sentani-Jayapura.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito menjelaskan, pemberitahuan aksi telah diterima. Lalu, Polda Papua menyiapkan personel untuk pengamanan.
Namun, massa yang datang dari KNPB memblokade jalan, dan coba didorong mundur oleh kepolisian.
"Mereka memblokade jalan, jalan protokol. Untuk menjaga ketertiban, didorong mundur ke dalam, karena kan ada masyarakat yang menggunakan jalan," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, saat dihubungi.
Saat upaya pengamanan itu dilakukan, massa justru melempari batu polisi.
"Karena dilempari batu, maka dibubarkan pakai water cannon dan gas air mata," ucap Cahyo.
Akibatnya, ada 10 personel polisi yang mengalami luka-luka. Namun, beberapa di antaranya sudah pulang.
"Ada 4-5 yang sudah pulang, sisanya masih dirawat," ucap Cahyo.
Sementara itu, saat ini situasi telah kondusif.
"Sudah, sudah selesai, tadi sempat diterima pula oleh Komisi I DPR provinsi," kata Cahyo.





