Pemerintah Prioritaskan Evakuasi dan Layanan Medis Pascagempa NTT

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah memprioritaskan evakuasi warga yang tertimpa bangunan, serta pemenuhan layanan medis darurat pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Seluruh kementerian dan lembaga terkait diinstruksikan untuk bergerak cepat guna meminimalkan korban jiwa dan mempercepat pemulihan warga terdampak.

“Upaya penyelamatan, pelayanan kesehatan, pemulihan infrastruktur dasar, seperti rumah sakit perlu menjadi prioritas,” ujar Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam keterangan tertulis, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Baca Juga :

Dari Kerusakan hingga Trauma, Warga Maumere Menanti Aktivitas Kembali Normal
Pratikno meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT untuk mengidentifikasi kebutuhan tanggap darurat. Sehingga respons cepat dapat dilakukan dengan perencanaan yang baik, misalnya kebutuhan rumah sakit sementara.

Dia mengatakan, dengan adanya identifikasi kebutuhan tersebut akan mempermudah Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam mengelola dukungan pemerintah pusat, kepada daerah-daerah terdampak bencana

"Mohon identifikasi sehingga pemerintah pusat segera dapat mengerahkan dukungan lebih efektif," kata Pratikno.

Dia menambahkan, bencana gempa bumi ini telah menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara memastikan bantuan pemerintah pusat yang dikoordinasikan melalui BNPB.

"Dukungan ke BNPB sudah turun dari Presiden dan harapannya penanganan dapat berjalan efektif," kata Pratikno.  


Layanan medis kepada korban gempa NTT. Foto: dok. BNPB.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto telah engirimkan bantuan presiden (banpres) berupa puluhan ribu paket sembako ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan itu akan disalurkan kepada masyarakat yang terdampak benca gempa bumi. 

“Telah diberangkatkan ke Maumere berupa 50.000 paket sembako dari Banpres untuk masyarakat terdampak,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Selain itu, Presiden juga memerintahkan sejumlah menteri dan kepala lembaga untuk turun langsung ke Labuan Bajo dan Maumere, yang menjadi lokasi terdampak gempa bumi NTT. 

Mereka yang ditugaskan yaitu Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kepala Basarnas. Selanjutnya, Wakil Menteri Kesehatan, Wakil Menteri Sosial, serta tim dari PLN, Pertamina, Telkom, dan Bulog.

“Presiden Prabowo telah memerintahkan seluruh jajaran untuk bergerak cepat melakukan penanganan dan memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” kata Teddy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPRD Bandung Targetkan Perda BPR Syariah Rampung, Upaya Dongkrak PAD
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Gempa 7,7 M di NTT, Air Laut Sempat Masuk ke Pemukiman Warga di Selayar
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Sinergi PNM dan OJK Perkuat Bekal UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Gempa Susulan M 5,0 Kembali Guncang Nagekeo NTT
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
DHL dan Eggi Sudjana Siap Ajukan Amicus Curiae ke PN Jakarta Selatan, Dorong Praperadilan Roy Suryo Ditolak Tegas
• 16 jam lalucumicumi.com
Berhasil disimpan.