Warga Swiss dilarang cuci mobil, siram taman akibat kekeringan akut

antaranews.com
22 jam lalu
Cover Berita
Moskow (ANTARA) - Sejumlah pemerintah daerah di Swiss menetapkan langkah penghematan air di tengah kekeringan dan panas ekstrem, sehingga masyarakat dilarang mencuci mobil, menyiram taman, serta mengambil air dari sungai untuk petani.

Pekan lalu, dinas cuaca nasional MeteoSuisse menyatakan peringatan kekeringan tertinggi, pada tingkat empat, untuk seluruh wilayah Swiss. Karena itu, hampir seluruh 26 wilayah kanton Swiss menetapkan pembatasan penggunaan air.

Menurut laporan harian Blick, Jumat, otoritas Kanton Aargau, yang berbatasan dengan Jerman, melarang warga menyiram taman, mengisi kolam renang, dan mencuci kendaraan.

Pemerintah setempat juga melarang petani mengambil air dari sungai, sehingga menimbulkan masalah serius bagi petani yang mengeluhkan terjadinya situasi kritis. Langkah serupa juga ditetapkan pemerintah Kanton Basel.

Baca juga: Kekeringan dorong level air sungai Swiss ke titik terendah

Sementara itu, tingkat air di Danau Zurich menurun secara signifikan. Kekeringan panjang juga berdampak pada tingkat air di Danau Constance serta Sungai Rhein Hilir.

Sejumlah perusahaan pelayaran terpaksa membatalkan layanan di sejumlah rute, kata laporan Blick.

Masyarakat yang tinggal di wilayah pegunungan di Swiss tengah, seperti di Gunung Pilatus di dekat Kota Lucerne, terpaksa mengandalkan pasokan air minum dari mobil tanker atau traktor karena mengeringnya sumber mata air setempat.

Pemerintah Kota Solothurn juga melarang petani mengambil air dari sungai "hingga waktu yang belum ditentukan," kata Blick.

Diketahui, Eropa sedang menghadapi periode terpanasnya dalam beberapa tahun terakhir, dengan Spanyol, Portugal, Prancis, Italia, dan Yunani terdampak paling parah.

Pada 16 Juli, Presiden Emmanuel Macron mengatakan Prancis menghadapi jumlah kebakaran hutan tertinggi sejak berakhirnya Perang Dunia II.

Baca juga: Sejumlah wilayah Eropa dilanda karhutla akibat cuaca panas nan kering

Baca juga: Potret gelombang panas dan karhutla di Eropa


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Merdeka in the Age of Machines
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pramono Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca Jakarta di Tengah Polusi Udara
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
Jadwal SIM Keliling Minggu 16 Agustus 2026 di Jakarta, Bogor dan Bandung
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
Gempa Flores, PLN Pulihkan 11 Gardu Induk Terdampak
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Minggu, kualitas udara Jakarta terburuk kedua di dunia
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.