Instruksi Megawati, PDIP Kerahkan BAGUNA dan Sukarelawan Bantu Gempa NTT

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SILANGIT - PDI Perjuangan merespons musibah gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,5 yang mengguncang kawasan Flores, Nusa Tenggara Timur, dengan gerak cepat. Instruksi tanggap darurat tersebut diturunkan langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, saat jajaran pengurus pusat mendarat di Sumatera Utara.

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa dirinya bersama rombongan mendarat di Bandar Udara Raja Sisingamangaraja XII, Silangit, pada Sabtu (15/8). Begitu tiba, ia langsung menerima sambungan telepon komando dari Megawati untuk segera mengonsolidasikan bantuan kemanusiaan.

BACA JUGA: Sidang Tahunan MPR, Megawati & SBY Absen, Jokowi Hadir

"Begitu mendarat di Bumi Silangit, saya menerima telepon dari Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Profesor Dr. Megawati Soekarnoputri. Beliau menyampaikan rasa prihatin yang sangat mendalam dan berdoa bagi seluruh warga Flores yang terkena musibah gempa. Atas instruksi langsung Ibu Ketua Umum, seluruh jajaran PDI Perjuangan segera melakukan langkah-langkah gotong royong turun ke lapangan," ujar Hasto Kristiyanto.

Menindaklanjuti perintah tersebut, Hasto menjelaskan bahwa pergerakan armada tanggap bencana dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Tri Rismaharini, didampingi Ribka Tjiptaning yang mengoordinasikan tim sukarelawan kesehatan.

BACA JUGA: Jokowi Hadiri Sidang Tahunan, Megawati dan SBY Tak Terlihat

"Hari ini Ibu Tri Rismaharini memimpin langsung operasi BAGUNA di lapangan, didampingi Ibu Ribka Tjiptaning yang mengerahkan seluruh relawan kesehatan. Seluruh jajaran DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Nusa Tenggara Timur diinstruksikan segera mengambil langkah darurat mitigasi bencana, mendirikan dapur umum, serta memberikan pertolongan pertama kepada masyarakat yang menjadi korban," tegas Hasto.

Hasto juga menegaskan perhatian khusus Megawati ditujukan bagi ibu-ibu dan anak-anak balita. "Ibu-ibu dan anak-anak balita memerlukan perhatian khusus. Dari asupan makanan balita, obat-obatan, hingga kebutuhan khusus perempuan. Tidak hanya itu, Ibu Mega sampai menyiapkan daftar khusus kebutuhan tanggap darurat yang langsung diberikan kepada Bu Risma," ujar Hasto.

BACA JUGA: Istana Kirimkan Undangan Upacara Kemerdekaan RI ke Eks Presiden-Wapres Termasuk Megawati

Kedatangan Hasto di Silangit selanjutnya untuk melakukan groundbreaking kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir, didampingi Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat. Di hadapan ratusan tokoh masyarakat dan agama di Samosir, Hasto mengajak seluruh peserta untuk hening cipta mendoakan korban gempa NTT.

Penegasan gerak cepat tersebut turut digaungkan Djarot Saiful Hidayat saat membuka Forum Silaturahmi Kebangsaan di Kabupaten Samosir, usai peletakan batu pertama. Djarot menceritakan bagaimana Hasto menunda agenda santai di bandara demi langsung menginstruksikan jajaran DPP dan DPD menggalang bantuan.

"Pak Sekjen begitu mendarat langsung menerima arahan dari Ibu Ketua Umum terkait gempa di NTT. Beliau bahkan tidak jadi menikmati kopi, tapi langsung menelpon pengurus DPP dan daerah untuk mengecek laporan serta menggalang bantuan. Inilah tradisi politik kemanusiaan yang konsisten diajarkan oleh PDI Perjuangan. Politik itu bukan sekadar berebut kekuasaan atau mempertahankan kekuasaan dengan merekayasa aturan, melainkan bagaimana kita hadir secara cepat membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah dan mengurus kemanusiaan," tegas Djarot.

Djarot juga mengulas kembali sejarah pemikiran Bung Karno yang selalu mengambil inspirasi dari rakyat kecil, seperti Mbok Sarinah dan Pak Marhaen, sebagai fondasi lahirnya Pancasila dan ideologi pembebasan rakyat terpinggirkan. Ia menekankan bahwa keberadaan para tokoh agama dalam forum itu menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan bangsa dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

"Kita ini satu bangsa. Tidak boleh ada egoisme agama atau etnis. Kita harus saling menghormati dan menghargai satu sama lain. Melalui Silaturahmi Kebangsaan yang kita mulai dari Samosir ini, mari kita perkuat persaudaraan, merawat toleransi, dan terus bergotong royong membela rakyat kecil," ucap Djarot.

Djarot menambahkan, keberadaan BAGUNA sebagai badan khusus penanggulangan bencana menjadikan PDI Perjuangan selalu siap sedia diterjunkan dalam setiap kondisi darurat di seluruh pelosok Tanah Air, sesuai dengan komitmen partai untuk selalu menyatu dan menangis-tertawa bersama rakyat. Dalam silaturahmi itu, hadir jajaran PDI Perjuangan Sumatera Utara yang dipimpin Ketua Rapidin Simbolon dan Sekretaris Sutarto, serta didampingi Johanes Oberlin Tobing, Guntur Romli, dan Aryo Seno Bagaskoro. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Megawati Kritik MBG Langsung di Depan Prabowo: Mbok, Sesekali Ada Rendang


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ade Darmawan: Kalau dr. Tifa Mangkir, Hakim Bisa Perintahkan Jemput Paksa
• 19 jam lalucumicumi.com
thumb
Tangis Haru Gladys Video Call Orang Tua Usai Dikukuhkan Jadi Paskibraka
• 11 jam laluliputan6.com
thumb
DAAZ Group Ajak Karyawan Tingkatkan Kepedulian Sosial
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kemensos Kerahkan Petugas dan Mobilisasi Bantuan Rp4,518 Miliar untuk Tangani Gempa M 7,7 di NTT
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Gempa NTT Rusak Pelabuhan hingga Bandara, Kemenhub Lakukan Pemeriksaan Menyeluruh
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.