jpnn.com - SENTUL - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla’ul Anwar, Dr. K.H. Jazuli Juwaini, M.A., M.M., bersilaturahmi dengan Rektor Universitas Pertahanan Republik Indonesia Letnan Jenderal (Purn) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., di Kampus Unhan RI, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/8).
Jazuli dalam silaturahmi tersebut memperkenalkan Mathla’ul Anwar sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan bangsa. Mathla’ul Anwar yang berdiri sejak 1916, itu saat ini memiliki satu universitas dengan tujuh fakultas, lebih dari 3.000 madrasah, serta jaringan anggota yang mencapai sekitar 12–17 juta orang.
BACA JUGA: Temu Akbar & Milad ke-110 Mathlaâul Anwar, Perkuat Peran Pendidikan, Dakwah, Pengabdian untuk Bangsa
Jazuli berharap kader dan generasi muda berprestasi dari madrasah maupun sekolah Mathla’ul Anwar dapat memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan di Unhan yang dikenal memiliki sistem pendidikan berkualitas, sekaligus kuat dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan pertahanan negara.
Menurut Jazuli, akses pendidikan di Unhan RI bagi generasi muda Mathla’ul Anwar akan menjadi peluang strategis untuk mencetak sumber daya manusia unggul yang memiliki kompetensi akademik, karakter kebangsaan, serta komitmen terhadap pertahanan dan kemajuan Indonesia.
BACA JUGA: Viral Tantangan Baca Al-Quran Berhadiah Miras, Ketum PB Mathlaâul Anwar Jazuli Juwaini Mengecam Keras
“Kami berharap ada kader-kader generasi muda dari madrasah dan sekolah Mathla’ul Anwar yang dapat melanjutkan pendidikan di Universitas Pertahanan RI, sebuah universitas yang kuat menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan pertahanan negara dengan kualitas sistem serta kurikulum yang terbaik,” kata Jazuli.
Anggota DPR RI itu juga menyampaikan harapan agar terdapat peluang atau kuota bagi generasi muda dari ormas Islam, termasuk Mathla’ul Anwar, untuk mengikuti seleksi masuk Unhan RI sesuai dengan persyaratan dan kualifikasi yang berlaku.
BACA JUGA: KPK Panggil Anak Anwar Sadad sebagai Saksi Kasus Dana Hibah Jatim
“Kami sangat bersyukur apabila Unhan memberikan kesempatan bagi generasi ormas Islam seperti Mathla’ul Anwar sesuai dengan syarat dan kualifikasi. Dengan demikian, makin banyak generasi bangsa yang mendapatkan pendidikan dengan kualitas terbaik seperti di Unhan,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Anton Nugroho menyambut baik silaturahmi dan harapan yang disampaikan Jazuli Juwaini.
Dia mengatakan bahwa Unhan RI terbuka bagi putra-putri terbaik bangsa dari berbagai latar belakang, termasuk dari lingkungan ormas Islam, sepanjang memenuhi persyaratan dan kualifikasi yang telah ditetapkan.
Anton menekankan bahwa prinsip utama dalam penerimaan mahasiswa adalah kualitas dan kemampuan calon peserta didik. Siapa pun generasi bangsa yang memenuhi standar dan berhasil melalui seluruh tahapan seleksi yang ketat, memiliki kesempatan menempuh pendidikan di Unhan RI.
Pendidikan di Unhan RI merupakan bagian dari komitmen negara dalam menyiapkan SDM unggul untuk kepentingan pertahanan dan pembangunan nasional. Mahasiswa yang diterima pada program yang dibiayai negara mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan dengan dukungan pembiayaan dari pemerintah sesuai ketentuan yang berlaku.
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk membuka peluang sinergi antara PB Mathla’ul Anwar dan Unhan RI, khususnya dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi generasi muda serta menyiapkan kader bangsa yang memiliki kecerdasan, kompetensi, karakter, dan wawasan kebangsaan yang kuat.
Dengan jaringan pendidikan Mathla’ul Anwar yang telah berkembang selama lebih dari satu abad, sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya makin banyak generasi muda berprestasi yang mampu mengisi ruang-ruang strategis dalam pembangunan dan pertahanan negara. (boy/jpnn)
Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi




