Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah memberikan kado spesial bagi anak-anak penyandang disabilitas. Sebanyak 181 unit kursi roda adaptif disalurkan untuk membantu mobilitas dan kemandirian anak-anak tersebut.
Kursi roda adaptif ini berbeda dari kursi roda biasa karena dirancang khusus dan disesuaikan dengan kondisi fisik serta kebutuhan masing-masing anak. Sebelum dirakit, setiap penerima bantuan harus menjalani proses pengukuran dan pengepasan (fitting) yang ketat. Perhatian Khusus untuk Anak Cerebral Palsy
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, hadir langsung untuk menyapa dan memberikan dukungan moral kepada para penerima manfaat serta orang tua mereka di Aula Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah. Dalam kunjungannya, ia menekankan pentingnya kesetaraan hak dan akses bagi penyandang disabilitas.
"Tidak ada manusia yang lahir dalam kondisi yang sama, maka mereka harus kita perlakukan sama dengan kita. Dukungan yang tepat akan menumbuhkan kepercayaan diri mereka dan mengembangkan potensi yang dimiliki, baik untuk anak-anak maupun orang tuanya," kata Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia, Metro TV, Minggu, 16 Agustus 2026.
Sebagian besar penerima bantuan adalah anak-anak dengan kondisi cerebral palsy yang membutuhkan penyangga tubuh khusus. Salah satu orang tua penerima, Sulistyowati, mengungkapkan rasa syukurnya. Menurutnya, bantuan ini sangat membantu memperbaiki posisi duduk anaknya agar tidak membungkuk akibat terlalu lama berbaring.
“Sangat senang sekali karena memang sejauh ini kan dia (anak) terlalu banyak tidur sehingga dengan bantuan ini anak kami nanti sangat terbantu sekali, sehingga tulangnya juga nanti bisa teratasi dengan dia duduk kan mungkin tidak membungkuk lagi.” ucap orang tua penerima bantuan, Sulistyowati.
Baca Juga :
Pemprov Jateng Buka Seleksi Anggota Komisi Informasi, Simak SyaratnyaPenyediaan kursi roda ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemprov Jateng melalui Dinas Sosial, Global Village Foundation Bali, dan Wheelchairs For Kids Australia, dengan dukungan dari Australian Aid.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Imam Maskur, menjelaskan bahwa dari total 181 unit, sebanyak 61 unit didistribusikan untuk wilayah Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Demak. Sementara itu, 120 unit lainnya disalurkan melalui kantor Dinas Sosial Provinsi di Semarang.
"Hari ini kegiatannya adalah pengukuran, pengepasan, dan perakitan. Kerja sama ini memastikan setiap kursi roda benar-benar fungsional membantu anak-anak untuk duduk, makan, belajar, hingga berinteraksi dengan lingkungan secara lebih leluasa," jelas Imam. Bantuan Alat Bantu Kaki dan Tangan Palsu
Selain kursi roda, Pemprov Jateng juga memberikan bantuan alat bantu berupa kaki dan tangan palsu kepada 50 penyandang disabilitas lainnya. Sama seperti kursi roda, alat bantu ini juga melalui tahap pengukuran agar nyaman saat digunakan oleh penerima.
Tak hanya memberikan fisik bantuan, Dinas Kesehatan Jawa Tengah juga menyiapkan tenaga kesehatan dan terapis untuk memberikan edukasi kepada para orang tua. Tujuannya agar mereka dapat melakukan terapi rutin secara mandiri di rumah guna menunjang tumbuh kembang anak.
Melalui program ini, Pemprov Jawa Tengah berharap para penyandang disabilitas dapat hidup lebih nyaman, mandiri, dan percaya diri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.




