NTT Kembali Diguncang Gempa Susulan M5,6, Tak Picu Tsunami

cnbcindonesia.com
4 jam lalu
Cover Berita
Foto: Tim SAR melakukan penyisiran bangunan Pelabuhan Laurentius Say Maumere yang rusak akibat gempa di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026). (REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Gempa susulan di wilayah Nusa Tenggara Timur kembali muncul pada hari ini, Minggu (16/8/2026).

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, pada pukul 17.14 WIB, terjadi gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6.

Gempa susulan, setelah guncangan berkekuatan M 7,7 kemarin itu BMKG pastikan tidak akan berpotensi tsunami.


Baca: Perbaiki Dampak Gempa NTT, Pemerintah Fokus Pulihkan Akses Logistik

Meski begitu, kekuatan gempa tercatat berada di titik 7.93 LS,120.65 BT atau 78 km Timur Laut wilayah Ruteng hingga Manggarai, NTT.

Pagi tadi, BMKG bahkan masih mencatat gempa susulan dengan magnitudo (M) di atas 5.

Gempa dengan magnitudo 5,2 itu terasa pada pukul 06:12;54 WIB.

Pusat gempa berada di 84 km timur laut Ruteng, Manggarai, NTT dengan kedalaman 10 km. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Sebelumnya, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan hingga Sabtu pukul 14.00 WIB telah tercatat 235 kali gempa susulan dengan magnitudo berkisar 2,5 hingga 6,2. Sebagian besar aktivitas gempa tersebut terkonsentrasi di wilayah utara Pulau Flores.

BMKG juga memantau perkembangan frekuensi gempa susulan dari waktu ke waktu. Berdasarkan grafik yang diamati, jumlah gempa susulan belum memasuki fase peluruhan.

"Dari jam ke jam kita amati, hingga saat ini belum mengalami peluruhan," kata Faisal.

Ia menjelaskan, kondisi tersebut masih tergolong normal pada rangkaian gempa besar. Berdasarkan pengalaman kejadian gempa sebelumnya, termasuk gempa di Maluku Utara, proses peluruhan gempa susulan umumnya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga minggu.

"Umumnya peluruhan akan terjadi 2-3 minggu seperti gempa di Maluku Utara yang baru-baru ini terjadi," jelasnya.

Karena itu, BMKG meminta masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan yang masih dapat terjadi dalam beberapa pekan ke depan.


(arj/arj)
Saksikan video di bawah ini:
Kepala BMKG Ingatkan Bahaya El Nino, Pernah Bikin Inflasi "Meledak"

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
71 Paskibraka Takalar Dikukuhkan, Bupati Takalar: Mereka Siap Jalankan Tugas pada HUT ke-81 RI
• 1 jam laluharianfajar
thumb
Kris Dayanti Ajak Amora dan Kellen untuk Representasikan Anak-anak Indonesia yang Sehat
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Video:Ekonom BNI Ramal Pertumbuhan Ekonomi RI H2-2026 Solid di Atas 5%
• 9 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
ABP Nilai 121 Kebijakan Transformatif Prabowo Harus Berdampak Nyata hingga Akar Rumput
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Adu Kuat Bus dan Manusia di Terminal Kalideres
• 3 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.