JAKARTA, KOMPAS.com - Deputi Bidang Pencegahan BNPB, Abdul Muhari, mengimbau warga yang tengah mengungsi untuk melaporkan kondisi rumahnya apabila rusak terdampak gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kami imbau saudara-saudara kami yang masih di lingkungan pengungsian, untuk bisa melakukan pengecekan rumah masing-masing," kata Abdul dalam konferensi pers, Minggu (16/8/2026).
Warga yang mengungsi diminta mengecek apakah ada kerusakan struktur atau keretakan di sudut-sudut rumah masing-masing.
Baca juga: Polisi Sita 2,5 kg Emas dan 18 Keping Logam Putih Saat Tangkap Sindikat Emas Ilegal
Jika ada rumah yang mengalami kerusakan diimbau melaporkan ke aparat desa atau BPBD setempat.
"Segera laporkan pada aparat RT terdekat, RW, atau aparat desa, atau ke kantor BPBD setempat. Ini akan menjadi data awal kami nantinya untuk bisa melakukan rekapitulasi dari rumah rusak yang akan kita verifikasi secara teknis nantinya," ucapnya.
Sebab, pemerintah akan melakukan pendataan untuk perbaikan rumah warga yang rusak akibat gempa.
Baca juga: “Sekilonya Rp 3.000, Berangkat Pagi Pulang Malam”, Kisah Pengupas Bawang di Jaktim
"Agar hak-hak masyarakat, hak-hak saudara-saudara kita nantinya dalam pemulihan dan konstruksi, bisa kita data dari saat ini," tuturnya.
154 rusak berat
Hingga Minggu sore ini, BNPB mencatat ada sebanyak 154 rumah rusak berat.
"Rumah rusak berat 154, kemudian rusak sedang 49, rumah rusak ringan 38," ucapnya.
Meski begitu, angka tersebut masih sementara karena petugas terus melakukan pendataan.
Baca juga: Karnaval HUT ke-81 RI di Jakarta, Ini Rute dan Titik Terbaik Menonton
"Jadi kalau untuk data rumah rusak ini pasti akan dinamis. Karena biasanya di hari pertama itu pencatatan kita lakukan hanya berbasiskan pada laporan di lapangan, laporan visual dan seterusnya," ucapnya.
"Di hari kedua ini tim sudah mulai masuk ke kabupaten-kota terdampak dan kita mencoba untuk memverifikasi dan memvalidasi data yang ada," lanjut Abdul.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT