007 First Light, Ngerasain Jadi James Bond Pas Masih Labil

medcom.id
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Setelah 14 tahun, game James Bond akhirnya kembali melalui 007 First Light. Dikembangkan dan diterbitkan secara mandiri oleh IO Interactive, studio di balik Hitman, game ini membawa ekspektasi yang sangat tinggi dari komunitas gamer maupun penggemar berat James Bond.
 
Melalui kesepakatan lisensi yang dijembatani oleh Delphi Interactive bersama Danjaq dan Metro-Goldwyn-Mayer, IO Interactive menyajikan sebuah kisah asal-usul yang sepenuhnya orisinal tanpa terikat pada novel Ian Fleming maupun adaptasi film layar lebar mana pun.
 
Berbeda dari citra James Bond senior yang selalu tampil anggun, berpengalaman, dan tenang, 007 First Light memperkenalkan James Bond muda berusia 26 tahun yang diperankan dengan sangat impresif oleh aktor Patrick Gibson. Bond di awal cerita disajikan sebagai sosok mantan kru udara Royal Navy yang sangat terampil tapi emosional, congkak, dan rentan melakukan kesalahan akibat dorongan impulsifnya.


 
Kisah berawal di Islandia ketika sebuah operasi Special Air Service (SAS) mengalami penyergapan. Bond, yang menjadi satu-satunya survivor, mengabaikan perintah atasan untuk membebaskan para ilmuwan dan menghancurkan fasilitas riset tentara bayaran. Keberanian namun ketidakpatuhannya ini menarik perhatian M (Priyanga Burford), Kepala MI6, yang kemudian merekrut Bond ke dalam program 00 yang baru diaktifkan kembali.
 
 Di bawah bimbingan keras John Greenway (Lennie James)—mantan agen 00 yang bertindak sebagai mentor yang skeptis—Bond menjalani pelatihan ketat bersama rekan-rekannya seperti Lennox Monroe dan Cressida Bright.
 
Ketika sebuah insiden pemboman tragis terjadi di Slovakia saat perburuan mantan agen 009 Rhys Beckett, penyelidikan independen membawa Bond melintasi Mauritania, Vietnam, hingga markas tertutup di Antartika. Terungkap bahwa ancaman utama berasal dari perintis kecerdasan buatan Sir Nicholas Webb (Anthony Howell) dan putranya Damien Webb (Bart Edwards), yang berencana menggulingkan pemerintah Inggris memanfaatkan superkomputer kuantum Hyperion. 
 
Didampingi pencuri profesional Isola Vale (Noémie Nakai), Bond harus membuktikan kelayakannya untuk mendapatkan gelar 007. Narasi ini berhasil menyajikan perkembangan karakter Bond secara logis dari prajurit emosional menjadi agen rahasia karismatik.
 

 
IO Interactive tidak sekadar memindahkan formula Hitman ke dalam gim James Bond. 007 First Light mempertahankan tempo permainan proaktif yang mendorong momentum. Pemain didorong memanfaatkan pengintaian, investigasi dokumen, penyadapan percakapan guard, serta social stealth untuk menemukan jalur infiltrasi.
 
Salah satu mekanik paling menonjol adalah sistem Licence to Kill. Pada awal penyusupan, Bond dibatasi hanya pada aksi penghentian non-letal. Namun, begitu musuh menunjukkan niat membunuh secara terbuka seperti melepaskan tembakan, sistem secara otomatis memberikan otorisasi Licence to Kill. Hal ini mengizinkan penggunaan senjata api mematikan, menciptakan transisi intuitif antara spionase taktis dan pertempuran sengit.
 
Sistem pertarungan jarak dekat 007 First Light juga mendapat perombakan besar. Bond dilengkapi skema pertarungan fisik yang responsif, mencakup dodge, counter, serta eksekusi lingkungan. Bahkan terdapat mekanik improvisasi di mana pemain dapat melempar senjata api yang habis pelurunya ke arah musuh untuk merebut senjata lawan secara instan.
 

 
Divisi R&D Q turut menghadirkan peralatan canggih seperti Q-Watch berbasis jam Omega Seamaster yang memiliki fungsi laser jarak dekat, peretasan kamera remote, serta pemicu gangguan jarak jauh. Tak kalah menarik, 007 First Light juga menghadirkan adegan kejar-kejaran intens menggunakan supercar Aston Martin Valhalla.
 
Meski demikian, terdapat beberapa batasan mekanik yang mungkin mengecewakan penggemar veteran Hitman. Pemain tidak dapat menyeret atau menyembunyikan tubuh musuh yang telah dilumpuhkan, dan mekanik penyamaran (disguises) hanya aktif pada adegan terskrip tertentu.
 
Menggunakan iterasi terbaru dari Glacier Engine, 007 First Light menyajikan kualitas interior dan sistem pencahayaan yang sangat memukau. Fitur visual utamanya adalah Software Ray-Traced Global Illumination, yang menggabungkan screen-space tracing dengan fallback berbasis SDF probe. Hasilnya adalah efek pantulan cahaya yang realistis dan memberikan kedalaman luar biasa pada ruangan tertutup.
 

 
Kesimpulan
007 First Light adalah game James Bond terbaik sejak era keemasan GoldenEye 007. IO Interactive secara mengejutkan berhasil meleburkan keahlian spionase taktis mereka dengan cerita aksi sinematik berkelas blockbuster.
 
Meskipun ada kompromi visual pada konsol standar dan sedikit keterbatasan mekanik penyusupan bebas, game ini merupakan pencapaian luar biasa yang wajib dimainkan oleh pencinta aksi-spionase maupun penggemar setia Agen 007.
 
  PLATFORM: PS5, PC, Xbox One X/S, Nintendo Switch 2 DEVELOPER: IO Interactive PUBLISHER: IO Interactive TANGGAL RILIS: 27 Mei 2026 GENRE: Action-Adventure
 
 
 
9
007 First Light
Plus
  • Penokohan James Bond bagus
  • Sistem pertarungan dinamis
  • Banyak lokasi keren
  • Campuran elemen Hitman
Minus
  • Animasi wajah masih kaku

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(MMI)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia 26 Tahun, Punya Segudang Prestasi
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Driver Ojol Bongkar Fakta: Klaim Prabowo Soal Pendapatan Naik Dinilai Bohong
• 16 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Terpopuler: Marselino Ferdinan Nganggur di Musim 2026/27, Erik Ten Hag Bawa Angin Segar untuk Timnas Indonesia
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Jelang HUT RI Ke-81, Ini 6 Ide Hadiah Lomba 17 Agustusan yang Dijamin Bermanfaat untuk Masyarakat
• 12 jam lalugrid.id
thumb
PDIP Usulkan Pembentukan Pansus untuk Bahas RUU Kewarganegaraan Ganda Terbatas
• 7 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.