Kepala BGN Ancam Pecat Kepala SPPG yang Lalai: Kalau Enggak Mampu, Mundur Aja

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengancam akan memberikan sanksi tegas kepada pihak yang terbukti lalai dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Ancaman itu disampaikan menyusul insiden keamanan pangan MBG di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Dia mengatakan sanksi bagi pihak yang terbukti lalai tidak hanya pencopotan dari jabatan. Khusus Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berstatus aparatur sipil negara (ASN), Sudaryono memastikan akan mengajukan pemecatan dengan tidak hormat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Sanksinya yang pertama, dapurnya di-suspend berat. Kemudian Kepala SPPG-nya, sanksi yang bisa saya berikan bukan hanya dicopot, tapi saya ajukan pemecatan dengan tidak hormat melalui Badan Kepegawaian Negara, status ASN-nya. Karena ini sudah menyangkut (nyawa)," kata Sudaryono saat mengunjungi siswa korban insiden keamanan pangan MBG di Medan, Minggu (16/8).

Investigasi oleh Aparat Penegak Hukum

Sudaryono juga membuka kemungkinan menyerahkan proses investigasi kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan kelalaian dalam insiden tersebut.

Menurut Sudaryono, keamanan pangan dalam pelaksanaan MBG bukan sekadar persoalan operasional dapur. Hal itu berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa penerima manfaat.

Karena itu, seluruh kepala dapur, petugas, serta pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan MBG diminta memastikan seluruh standar operasional prosedur (SOP) dijalankan secara ketat.

Sudaryono juga meminta petugas yang merasa tidak mampu menjalankan tugasnya untuk mengundurkan diri daripada membahayakan penerima manfaat MBG.

"Ini juga peringatan bagi yang lain, harus ekstra hati-hati dan kerja dengan sebaik-baiknya. Kalau enggak bisa, kau mundur. Kalau merasa enggak mampu. Jangan nyawa orang jadi permainan," tegas Sudaryono.

"Kalau enggak mampu jadi kepala dapur, kalau enggak mampu jadi chef, kalau enggak mampu jadi petugas di situ, kau mundur aja. Karena nyawa seseorang enggak bisa dipertaruhkan," lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Macan Kumbang Masuk Pekarangan Warga di Batang Jateng, Sempat Dikira Kucing, Diduga Turun Gunung karena Alasan Ini
• 15 jam lalugrid.id
thumb
Festival Indonesia Pertama di Chiba Jepang Tarik Belasan Ribu Pengunjung
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Johannes Liebmann Pecahkan Rekor Dunia 1.500 Meter Gaya Bebas dan Raih Emas Eropa
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Indonesia Berpeluang Memperkuat Posisi sebagai Pusat Likuiditas Aset Kripto di Asia Tenggara
• 2 jam lalupantau.com
thumb
Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.