Jakarta, tvOnenews.com — Perjuangan mendapatkan tiket untuk mengikuti langsung Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan ternyata tidak menyurutkan antusiasme warga.
Sejumlah peserta bahkan rela mempersiapkan diri sejak dini hari demi bisa merasakan langsung kemeriahan perayaan kemerdekaan di kompleks Istana.
Lutfi Octaviansyah (19), salah satu peserta, mengaku mulai bersiap sejak pukul 03.00 WIB sebelum berangkat dari rumahnya di Jakarta Timur sekitar pukul 04.30 WIB. Ia datang dengan mengenakan pakaian adat Sulawesi yang sengaja disewanya untuk memeriahkan suasana peringatan kemerdekaan.
“Dari Sulawesi (baju adat),” kata Lutfi saat ditanya mengenai pakaian adat yang dikenakannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).
Meski bukan berasal dari Sulawesi, Lutfi sengaja memilih pakaian tersebut sebagai bentuk ikut memeriahkan keberagaman dalam perayaan HUT RI.
“Biar ramai aja, buat ngeramein gitu,” ujarnya.
Peserta lainnya, Ilman (18), juga mengenakan pakaian adat Jawa meski mengaku bukan berasal dari Jawa.
“Saya (pakai baju) dari Jawa,” kata Ilman.
Saat ditanya asal sebenarnya, ia menjawab, “Enggak, aslinya Sunda.”
Sementara itu, Alexandra (26) memilih mengenakan kebaya milik ibunya. Ia menjadi satu-satunya dari ketiga peserta yang sudah pernah mengikuti langsung upacara di Istana pada tahun sebelumnya.
Pengalaman tersebut membuat Alexandra bisa membandingkan proses perebutan tiket tahun ini dengan tahun lalu. Menurutnya, mendapatkan tiket tahun ini terasa lebih sulit, terutama karena sistem antrean dan verifikasi.
“Susah menurut aku,” kata Alexandra.
Ia mengaku beruntung karena berhasil mendapatkan tiket pada war tiket pertama, meski prosesnya lebih rumit dibandingkan tahun sebelumnya.
“Karena kayak dia pakai sistem nunggunya beda gitu lho, enggak kayak tahun lalu. Kalau tahun lalu aku refresh-refresh langsung muncul untuk daftar. Kalau yang tahun ini dia kan ada sistem kayak pakai Cloudflare gitu kan untuk nunggunya,” ujarnya.
Lutfi dan Ilman yang sama-sama mendapatkan tiket pada war hari kedua juga merasakan hal serupa.
“Saya kurang lebih sama sih kayak gitu. Susah juga ya, war-nya gampang-gampang susah sih,” kata keduanya.




