jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah Pusat akhirnya menambah kuota undangan hingga menampung sekitar 11.500 warga untuk menghadiri upacara penaikan dan penurunan bendera dalam rangka HUT ke-81 RI di Istana Negara, Senin (17/8).
Langkah ini diambil guna mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat yang ingin menyaksikan langsung momen bersejarah tersebut.
BACA JUGA: Pak Gatot dan Zulkifli Merasa Terhormat Diundang Upacara HUT RI di Istana
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, mengungkapkan bahwa pemerintah awalnya hanya menyediakan 8.100 kursi.
Namun, melihat lonjakan minat warga, pihak Istana memutuskan untuk menambah 3.400 kursi ekstra yang dibagi merata untuk sesi pagi dan sore.
BACA JUGA: Semarak HUT RI, Warga Ikuti Lomba & Edukasi Keselamatan Lalu Lintas dari Jasa Raharja
“Kemarin kami beri tambahan dua blok, jadi ada tambahan 1.700 untuk di pagi hari dan 1.700 untuk di acara sore hari penurunan bendera,” ucap Pras di Istana Merdeka, pada Senin (17/8).
Pihak Istana juga menyiapkan tenda di Jalan Medan Merdeka Utara bagi warga yang belum beruntung mendapatkan war tiket upacara di Istana Negara.
BACA JUGA: Sambut HUT RI, Merah Putih Berkibar di Habitat Hiu Paus Nabire
“Kami siapkan tempat, ada tenda juga, ada layar lebar untuk bisa mengikuti semua prosesi yang ada di dalam halaman istana,” kata dia.
Politikus Partai Gerindra itu memohon maaf kepada masyarakat yang tidak mendapatkan kesempatan untuk berupacara di Istana.
“Kami monitor banyak sekali juga yang antusias mendaftar belum pernah juga, tahun ini juga belum beruntung lagi dan kami mewakili panitia memohon maaf yang sebesar-besarnya,” jelasnya.
Adapun, Pras berharap agar HUT tahun ini menjadikan Indonesia berdaulat, Indonesia yang adil, dan makmur untuk semuanya.
“Menjaga persatuan dan persatuan yang ada di kita sebagai anak bangsa,” tambah Pras. (dit/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




