6.000 Umat Katolik Kevikepan Agung Makassar Rayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

‎HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –Sekitar 6.000 umat Katolik dari seluruh paroki se-Kevikepan Agung Makassar, menghadiri perayaan Hari Raya Santa Perawan Maria Diangkat ke Surga 2026.

Perayaan yang mengusung tema “Peziarahan Bersama Maria Menuju Kristus Raja Damai” tersebut menjadi momentum untuk mempererat persaudaraan di tengah keberagaman. Agenda ini berlangsung di Kompleks Persekolahan Bumi Rajawali, Kota Makassar, Minggu, 16 Agustus.

Sejumlah tokoh agama dan pejabat daerah turut hadir, di antaranya Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, Uskup Agung Emeritus Mgr Johannes Liku Ada’, Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Makassar RP Derikson Alverius Turnip, serta para Pastor, Suster, dan Frater se-Kevikepan Keuskupan Agung Makassar.

‎Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, keberagaman harus menjadi kekuatan bagi Kota Makassar. Ia juga mengapresiasi kontribusi umat Katolik dalam menjaga kerukunan dan menjadikan Makassar sebagai rumah bersama.

‎“Di Kota Makassar, kita berharap ini menjadi simbol kota yang inklusif, membuka ruang bagi seluruh saudara-saudara kita untuk melaksanakan ibadah dengan baik. Bantuan kemanusiaan tidak boleh melihat dari mana asalmu dan apa agamamu. Ini adalah proses kemanusiaan yang berjalan dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

‎Perayaan tersebut juga dimaknai sebagai momentum untuk meneguhkan iman umat. Maria menjadi teladan dalam kesetiaan, ketaatan, kerendahan hati, dan penyerahan diri kepada kehendak Tuhan.

‎Kabid Humas Panitia Perayaan, Erika Tansil mengatakan, kegiatan tersebut terlaksana melalui kerja bersama panitia, ketua panitia sekaligus anggota DPRD Makassar William Laurin, serta dukungan Pastor Paroki Kristus Raja Andalas.

‎Menurut Erika, perayaan tersebut menjadi kesempatan bagi umat untuk meneguhkan iman dalam perjalanan hidup menuju Tuhan.

‎“Hari raya ini memberi kekuatan bagi umat yang sedang berziarah di dunia bahwa kita memiliki masa depan yang mulia bersama Allah. Bunda Maria mengajarkan kesetiaan mengikuti Tuhan, ketaatan total, dan penyerahan diri secara penuh kepada rencana keselamatan,” kata dia.

‎Sementara Vikjen Keuskupan Agung Makassar, RP Derikson Alverius Turnip mengatakan, perjumpaan ribuan umat tersebut berangkat dari kecintaan kepada Bunda Maria. Dia juga mengapresiasi Kongregasi Suster SHMJ yang telah memfasilitasi lokasi perayaan.

‎Derikson mengajak umat mendoakan Uskup Agung Makassar Mgr Fransiskus Nipa yang tidak dapat menghadiri kegiatan karena sedang sakit. Ia juga mengingatkan umat untuk menjaga makna persaudaraan dalam perayaan tersebut.

‎Uskup Agung Emeritus Mgr Johannes Liku Ada’ mengajak umat agar tidak berhenti pada perayaan seremonial. Menurutnya, iman perlu diwujudkan melalui kehadiran yang membawa kebaikan bagi orang lain.

‎“Pesan penting bagi kita: Maria membawa perhatian dan iman sebagai hadiah terindah. Semoga kehadiran Kristus dalam diri kita senantiasa memancarkan kedamaian bagi dunia,” pesannya.

‎Perayaan tersebut menjadi perjumpaan sekitar 6.000 umat Katolik dari berbagai paroki. Mgr Liku Ada’ menyebut kegiatan ini sebagai gambaran Makassar yang inklusif, dengan perbedaan menjadi ruang untuk saling mengenal, menghormati, dan menguatkan dalam nasionalisme dan solidaritas. (wid)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hukuman Mati Koruptor Sudah Ada dari Dulu dan Boleh Dilakukan, Kata Menkum
• 2 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Istana Ungkap Menteri yang Ikut Upacara HUT RI di NTT, Menko PMK-Mensos
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Rayakan HUT ke-81 RI, Jakarta Aquarium Kibarkan Merah Putih di Dalam Air
• 2 menit lalurctiplus.com
thumb
Dari Nasionalisasi hingga Danantara, Begini 8 Dekade Perjalanan BUMN Indonesia
• 10 jam lalumedcom.id
thumb
EKSKLUSIF: Isyana Sarasvati Bangga Bawa Identitas Indonesia ke Festival Musik di Korea Selatan
• 6 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.