HARIAN FAJAR – Program KAREBA (Karya Berbasis Bacaan) yang digagas oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Posko Kelurahan Pattallassang 2 berhasil mengubah cara siswa SDN 101 Inpres Pattallassang, Kabupaten Takalar, dalam memahami isi bacaan melalui karya nyata. Program yang berlangsung selama tiga kali pertemuan ini memadukan literasi dengan kreativitas sehingga siswa tidak hanya membaca, tetapi juga mengekspresikan pemahaman mereka dalam bentuk proyek yang sesuai dengan usia.
Proyek Kreatif Sesuai Usia untuk Memperkuat Pemahaman BacaanDalam pelaksanaannya, siswa kelas IV, V, dan VI diajak untuk mengerjakan proyek kreatif yang berhubungan langsung dengan buku yang mereka baca. Pada Senin, 27 Juli, siswa kelas IV membuat buah dari clay berdasarkan buku “Buku Pertamaku tentang Buah dan Sayuran”. Selanjutnya, pada Rabu, 29 Juli, siswa kelas V membuat origami kupu-kupu setelah membaca “Kupu-kupu Oma”. Sedangkan pada Jumat, 31 Juli, siswa kelas VI menggambar dan mewarnai setelah membaca buku “Lomba Menggambar”.
Kegiatan ini bukan sekadar praktik seni, melainkan media yang menghubungkan isi bacaan dengan karya yang dihasilkan siswa. Mahasiswa KKN berperan sebagai fasilitator yang mendampingi siswa memahami isi buku, mendorong diskusi, serta mengarahkan penyelesaian proyek sehingga proses belajar menjadi lebih interaktif dan bermakna.
Apresiasi dan Harapan dari Pihak Sekolah dan Penanggung Jawab ProgramKepala SDN 101 Inpres Pattallassang, Sukmawati S.Pd, menegaskan bahwa program KAREBA memberikan variasi pembelajaran yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan antusiasme belajar siswa.
“Program yang dilaksanakan mahasiswa KKN sangat bervariasi. Kegiatan seperti ini membuat siswa lebih kreatif karena mereka tidak hanya membaca, tetapi juga mempraktikkan apa yang dipahami dari buku melalui sebuah karya,” jelasnya.
Penanggung jawab program KAREBA, Sunarsi, berharap agar program ini dapat mendorong siswa untuk menjadikan membaca sebagai kegiatan yang menyenangkan sekaligus bermakna.
“Melalui perpaduan antara literasi dan kreativitas, siswa diharapkan semakin terbiasa memahami isi bacaan, mengembangkan imajinasi serta berani mengekspresikan ide melalui berbagai karya,” pungkasnya.





