Pemprov Jateng Kirim 16 Personel & Ribuan Paket Logistik ke NTT

detik.com
5 jam lalu
Cover Berita
Jakarta - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas keberangkatan 16 personel gabungan dan ribuan paket bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pengiriman tersebut merupakan bantuan tahap pertama dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain logistik pangan dan nonpangan, tim juga membawa dukungan kesehatan untuk membantu penanganan darurat di wilayah terdampak.

Luthfi mengatakan terus memantau perkembangan situasi di NTT. Ia juga meminta tim segera berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi NTT setibanya di lokasi, agar bantuan dapat disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Setiap hari kita update kegiatannya agar bantuan itu betul-betul tepat sasaran. Jadi, pastikan bantuan itu tepat sasaran," kata Luthfi dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Ia mengingatkan seluruh personel untuk menjaga solidaritas dan mengutamakan keselamatan selama menempuh perjalanan panjang melalui jalur darat dan laut. Tim diminta tidak terburu-buru serta memastikan seluruh personel dan bantuan tiba dengan selamat.

Baca juga: 81 Tahun Jateng: Pendidikan Gratis hingga Beasiswa ke Korea Selatan

Luthfi juga berpesan agar para relawan menjaga nama baik Jawa Tengah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terdampak bencana.

"Jaga marwah Jawa Tengah. Ini adalah kegiatan kemanusiaan. Berikan yang terbaik, bahwa Jawa Tengah sangat peduli terhadap masyarakat yang membutuhkan," tegasnya.

Ia menilai misi kemanusiaan tersebut merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan keikhlasan. Para relawan juga diminta membekali diri dengan doa selama menjalankan tugas.

Luthfi juga memastikan dukungan dari Jawa Tengah tidak berhenti pada pengiriman tahap pertama. Ia telah meminta Sekretaris Daerah dan Wakil Gubernur Jawa Tengah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan bantuan lanjutan.

"Pak Sekda dan Pak Wagub koordinasi dengan bupati dan wali kota lainnya untuk kita merencanakan tahap kedua. Ini baru tahap satu karena kondisi di sana fluktuatif sekali," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Luthfi turut menyampaikan dukacita kepada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga akibat bencana tersebut.

"Saya mengucapkan belasungkawa dan dukacita atas meninggalnya saudara-saudara kita di wilayah NTT," katanya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah Bergas Catursasi Penanggungan melaporkan, 16 personel yang diberangkatkan berasal dari BPBD Provinsi Jawa Tengah, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, serta PMI Jawa Tengah.

Para personel dibagi dalam tiga fungsi, yakni Urban Search and Rescue (SAR), logistik, dan kesehatan. Mereka akan bertugas membantu penanganan darurat serta pendistribusian bantuan kepada masyarakat terdampak.

Baca juga: Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Bantuan pangan yang dikirimkan meliputi empat ton beras, makanan siap saji, biskuit, paket sembako, dan obat-obatan. Bantuan dalam kategori tersebut tercatat sebanyak 3.795 paket.

Selain itu, terdapat 1.115 paket kebutuhan sandang dan keluarga, di antaranya matras, selimut, kasur lipat, sarung, handuk, daster, family kit, popok bayi dan dewasa, serta perlengkapan keluarga lainnya.

Pemprov Jateng juga mengirimkan 6.587 paket kebutuhan papan dan perlengkapan pendukung. Bantuan itu antara lain berupa terpal, tenda gulung, tenda keluarga, dapur lapangan, lampu darurat, sabun cuci, sabun mandi, sampo, serta perlengkapan mandi.

Bergas mengatakan seluruh bantuan tersebut dihimpun dari organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Jateng, BPBD Kabupaten Temanggung, BPBD Kabupaten Banjarnegara, Baznas Jawa Tengah, PMI Jawa Tengah, Pramuka Kwarda Jawa Tengah, Yayasan Telogorejo, Phapros, serta sejumlah badan usaha milik daerah Jawa Tengah.

Untuk mendukung misi kemanusiaan tersebut, sebanyak 10 kendaraan turut diberangkatkan, terdiri atas enam truk, dua mobil double cabin, dan dua sepeda motor. Rombongan akan menempuh perjalanan melalui jalur darat dan laut dari Semarang menuju Tanjung Perak, Lembar, Kayangan, Poto Tano, Sape, Labuan Bajo, Nagekeo, hingga Ende.

Adapun posko lapangan di Kabupaten Ende menjadi tujuan utama tim. Para relawan juga akan membantu pendistribusian logistik ke Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, dan Sikka.

Salah seorang relawan Tagana Dinas Sosial, Agus Budianto mengatakan tim dari Jawa Tengah siap membantu masyarakat terdampak. Ia juga mengajak masyarakat Indonesia ikut menunjukkan kepedulian kepada warga NTT.

"Kepada saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur, kalian tidak sendirian. Kami, kontingen dari Jawa Tengah, siap membantu dan mengulurkan tangan untuk menyembuhkan luka-luka saudara kita di sana," pungkasnya.




(akd/ega)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamensos Peringati HUT RI di Lokasi Bencana, Pastikan Negara Ada untuk Warga NTT
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Ada 1.598 Gempa Susulan di NTT: Magnitudo Terbesar Capai 6,2, BMKG Terus Pantau Situasi
• 7 jam laludisway.id
thumb
Tujuh Medali Antar Bank Sulselbar Jadi Juara Umum PORSEBANK+ BMPD Sulsel 2026
• 1 jam laluterkini.id
thumb
Akurasi Data dalam Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS-DSKL
• 21 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Aceh, Menko Polkam: Hormati Simbol Negara, Minta Aparat Mengusut
• 21 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.