Pantau - Badan Sosialisasi MPR RI menggandeng Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri untuk menanamkan nilai Empat Pilar sejak usia dini melalui sosialisasi yang diikuti 250 guru PAUD se-Bandung Raya, Garut, dan Sumedang di Artotel Suites Aquila Bandung, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut dibuka Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Muhammad Hoerudin Amin dan menghadirkan jajaran pimpinan serta anggota Badan Sosialisasi MPR RI sebagai pembicara.
Hoerudin menilai Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus terus diajarkan kepada generasi muda di tengah masuknya berbagai nilai asing.
Guru PAUD Didorong Tanamkan Nilai KebangsaanHoerudin mengatakan bangsa yang tercerabut dari nilai dasar dan ideologinya berisiko menuju kehancuran sehingga pendidikan kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan.
"Karena nilai nilai itulah negara Indonesia yang beragam, ini masih terus bersatu, luput dari ancaman perpecahan yang terus muncul bergantian. Dan sampai kapanpun, kita akan terus menjaga, mempertahankan dan mengajarkannya kepada generasi muda, agar Indonesia yang kita cintai senantiasa lestari," ujar Muhammad Hoerudin Amin.
Ia berharap para guru PAUD Persatuan Islam Istri mengajarkan nilai Empat Pilar kepada anak-anak melalui kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, saling menolong, bekerja sama, dan bertoleransi.
"Kalau nilai-nilai kebaikan, itu sudah menjadi kebiasaan sejak kecil, maka saat mereka sudah besar telah mendarah daging menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tanpa diminta mereka akan melaksanakan nilai nilai kebaikan itu sebagai panggilan hati," ujar Hoerudin Amin.
Guru Diminta Menjadi Duta Empat PilarKetua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri Lia Yuliani meminta 250 guru peserta sosialisasi menjadi duta Empat Pilar dengan menyampaikan nilai kebangsaan kepada anak-anak serta masyarakat di lingkungan rumah dan sekolah.
"Semakin cepat kita mengenalkan empat pilar kepada mereka, semakin besar peluang, keberhasilan kita menanamkan kebaikan pada mereka. Itu artinya semakin cepat semakin baik, sebelum mereka mengenal nilai-nilai lain di luar sana," kata Lia Yuliani.
Menurut Yuliani, pengenalan Empat Pilar juga perlu diprioritaskan kepada lingkungan terdekat, mulai dari keluarga, saudara, hingga tetangga.
"Orang terdekatlah yang diprioritaskan, agar ketika mulai mengenalkan kepada lingkungan, keluarga kita terlebih dahulu sudah melaksanakannya," tambah Yuliani.
Sosialisasi tersebut turut dihadiri Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Abraham Liyanto, Wakil Ketua Badan Sosialisasi Abidin Pikri, serta sejumlah anggota Badan Sosialisasi MPR RI.




