Polda NTT Turunkan Tim Psikologi untuk Gelar Trauma Healing dengan Teknik USEFT bagi Korban Gempa

tvonenews.com
21 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Kepedulian Polda NTT tidak hanya sebatas memberikan bantuan hingga mengevakuasi korban gempa yang terjadi di NTT pada Sabtu (15/8) lalu. Namun, Polda NTT juga menurunkan Tim Psikologi dari BAGPSI Biro SDM Polda NTT untuk menggelar Trauma Healing melalui teknik Ultimate the Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique (USEFT) atau Ultimate SBMS Emotional Freedom Technique bagi korban gempa di Posko Gelora Samador, Sikka.

Hal ini dibeberkan oleh Kapolda Nusa Tenggara Timur (Kapolda NTT) Irjen Rudi Darmoko kepada awak media secara keterangan tertulis, yang diterima di Jakarta pada Senin (17/8/2026).

Ia menyebutkan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi soft approach Polri dalam membantu memulihkan kondisi mental anak-anak yang sempat mengalami ketakutan, kecemasan, trauma, karena dampak gempa di NTT.

Tak hanya itu saja, para korban juga mendapatkan sesi Trauma Healing melalui pemberian motivasi, edukasi mengenai pentingnya hidup rukun, toleransi, menjaga persatuan, serta permainan edukatif yang membantu mengalihkan perhatian kobran dan juga korban gempa yang merupakan anak-anak dari pengalaman traumatis yang mereka alami.

Selain itu, personel Polda NTT juga memberikan Trauma Healing dengan teknik USEFT (Ultimate the Source Body, Mind, Soul Emotional Freedom Technique), yaitu metode relaksasi yang dipadukan dengan teknik tapping, pengenalan emosi, dan afirmasi positif. 

Untuk diketahui, terapi ini bertujuan membantu anak-anak mengurangi tekanan psikologis, membangun kembali rasa percaya diri, serta menumbuhkan semangat untuk kembali belajar dan beraktivitas secara normal.

Di samping itu, Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko mengatakan bahwa pemulihan pascagempa tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, evakuasi, tetapi juga harus menyentuh pemulihan psikologis masyarakat, terutama anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

"Anak-anak merupakan kelompok yang paling rentan mengalami dampak psikologis akibat konflik. Karena itu, Polri hadir bukan hanya untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, tetapi juga memastikan mereka mendapatkan pendampingan agar dapat kembali merasa aman, ceria," ujar Kapolda NTT, Irjen Rudi Darmoko.

Menurutnya, kegiatan Trauma Healing dengan teknik USEFT merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri dalam membangun kembali rasa aman serta mempercepat proses pemulihan sosial di tengah masyarakat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
CNN Akan Berpindah Tangan? Paramount Pertimbangkan Jual CNN Demi Selamatkan Kesepakatan Akuisisi 
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Bukan Hari Libur, Mengapa Kantor Diminta Beri Fleksibilitas pada 18 Agustus?
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Penganiayaan Pelajar SMK di Kebumen Viral di Medsos, Ternyata Cuma Gara-gara Hal Ini
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Ribuan Warga Merayakan HUT Ke-81 RI di Sirkuit Mandalika dengan Karnaval dan Atraksi Peresean
• 20 jam lalupantau.com
thumb
Artis Nasional hingga Pawai Karnaval Meriahkan HUT RI di Bundaran HI
• 16 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.