Kemenkes Dirikan 2 Rumah Sakit Lapangan di Ruteng dan Nagekeo

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendirikan dua unit rumah sakit lapangan guna memperkuat pelayanan medis bagi para korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Berton SP Pandjaitan mengungkapkan dua rumah sakit lapangan tersebut ditempatkan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.

"Kementerian Kesehatan telah mengirimkan dua unit rumah sakit lapangan ke Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo," kata Berton, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurut Berton, kehadiran rumah sakit lapangan diharapkan dapat mendukung layanan kesehatan bagi warga terdampak gempa yang membutuhkan perawatan medis dan proses evakuasi.

Penguatan layanan kesehatan ini dilakukan menyusul banyaknya rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) yang ikut rusak akibat guncangan gempa.

"Mengingat banyak rumah sakit maupun puskesmas yang terdampak akibat kegempaan ini," ujarnya.
 

Baca Juga :

Update Korban Gempa NTT, 68 Meninggal 213 Luka


Selain rumah sakit lapangan, Kemenkes mengirimkan dua tim manajemen krisis kesehatan yang masing-masing ditempatkan di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende. Kedua tim bertugas mengoordinasikan penanganan sektor kesehatan di lapangan.

Kemenkes juga menerjunkan dua tim Emergency Medical Team (EMT) untuk mendukung penanganan medis korban gempa. Tim pertama bertugas di wilayah Ende, Nagekeo, dan Manggarai Barat, sedangkan tim kedua difokuskan untuk penanganan di Kabupaten Sikka.


Tim SAR melakukan evakuasi korban yang tertimbun di Maumere. ANTARA/HO-Sar Maumere

Berton menyampaikan, Kemenkes turut mengaktifkan Health Emergency Operation Center untuk mendukung koordinasi penanganan krisis kesehatan akibat gempa.

Pusat operasi kesehatan tersebut ditempatkan di sembilan lokasi strategis, serta delapan titik di tingkat kabupaten dan kota yang terdampak bencana.

Langkah ini diambil untuk memperkuat koordinasi layanan kesehatan di wilayah terdampak gempa NTT, khususnya di daerah yang fasilitas kesehatannya mengalami kerusakan akibat bencana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cristiano Ronaldo Beri Sinyal Gantung Sepatu Setelah Musim 2026/2027
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ancol Catat 46.700 Pengunjung pada Libur 17 Agustus
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mitra10 Resmikan Gerai Ke-61 di Bandung, Perluas Akses Solusi Home Improvement
• 18 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kepala BMKG: 1.598 Gempa Susulan Terjadi Usai Lindu M7,7 Guncang NTT
• 16 jam laluliputan6.com
thumb
1.572 Titik Longsor Ditemukan di Hulu Garoga Tapsel, Zona Permukiman Perlu Ditata Ulang
• 11 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.