Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jepang berlangsung sederhana, tapi penuh khidmat. Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) tampak memadati kompleks Balai Indonesia Meguro, Tokyo, untuk mengikuti rangkaian upacara pengibaran bendera Sang Merah Putih.
Suasana penuh rasa cinta terhadap Tanah Air begitu kental menyelimuti lokasi acara. Para WNI yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pekerja migran, pelajar, hingga tokoh diaspora.
Baca Juga :
Mengintip Museum Joang ’45, Saksi Perjuangan Pemuda Jelang KemerdekaanMenariknya, para peserta upacara tampil memukau dengan mengenakan ragam pakaian adat dari berbagai daerah di Nusantara, seperti kebaya, kain batik, dan busana tradisional lainnya. Sementara itu, Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang bertugas dengan sigap merupakan gabungan dari para pelajar dan pemuda Indonesia yang berdomisili di Jepang.
Penghargaan ASN dan Semarak Pesta Rakyat
Upacara kemerdekaan ini dipimpin langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Jepang, Kartini Nurmala P Sjahrir, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Selain pengibaran bendera, momentum kenegaraan ini juga diisi dengan penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya. Penghargaan tersebut dianugerahkan kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari kementerian dan lembaga instansi pemerintah yang telah mengabdi selama 10 hingga 20 tahun.
Usai pelaksanaan upacara formal, semarak kemerdekaan dilanjutkan dengan acara ramah tamah serta tradisi pemotongan tumpeng. Rangkaian peringatan 17 Agustus di Tokyo ini ditutup dengan gelaran pesta rakyat. Para WNI dapat menyantap ragam kuliner khas Nusantara untuk mengobati kerinduan pada kampung halaman, sekaligus menyaksikan pembagian hadiah bagi para pemenang berbagai perlombaan kemerdekaan.




