Kualitas udara di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, menjadi yang terburuk pada Selasa (18/8) pagi. Berdasarkan pemantauan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pukul 07.24 WIB, Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Katingan mencapai skor 266 dan masuk kategori sangat tidak sehat.
Polutan utama yang mencemari wilayah tersebut adalah PM10 atau partikulat kecil yang umumnya berasal dari debu jalanan, tanah kering, aktivitas konstruksi, maupun angin kencang.
KLH pun mengimbau masyarakat untuk beraktivitas di dalam ruangan, khususnya untuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita gangguan pernapasan. Jika diperlukan aktivitas di luar ruangan, masyarakat diimbau menggunakan masker.
“Nilai ISPU>200 (status sangat tidak sehat), maka masyarakat diminta sebisanya untuk berada dan beraktivitas tetap di dalam ruangan,” demikian dikutip dari laman resmi KLH, Selasa (18/8).
Selain di Katingan, kualitas udara sangat tidak sehat juga tercatat di Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, dengan ISPU 206. Polutan utama di Muaro Jambi merupakan PM2,5, partikulat yang ukurannya lebih kecil dari PM10 dan umumnya muncul akibat aktivitas pembakaran, misalnya emisi kendaraan, aktivitas industri, maupun kebakaran hutan dan lahan.
Berikut daftar lima kabupaten/kota dengan cemaran udara terburuk pagi ini:
- Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, ISPU dengan kritikal parameter PM10 mencapai 266 atau masuk kategori sangat tidak sehat,
- Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, ISPU dengan kritikal parameter PM2,5 mencapai 206 atau masuk kategori sangat tidak sehat,
- Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, ISPU dengan kritikal parameter PM2,5 mencapai 184 atau masuk kategori tidak sehat,
- Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, ISPU dengan kritikal parameter PM2,5 mencapai 144 atau masuk kategori tidak sehat,
- Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, ISPU dengan kritikal parameter PM2,5 mencapai 134 atau masuk kategori tidak sehat.
Di sisi lain, kualitas udara tergolong baik terpantau di beberapa wilayah, di antaranya Kabupaten Tasikmalaya di Jawa Barat, Kabupaten Nabire di Papua, Kabupaten Aceh Tengah di Aceh, dan Kabupaten Tebo di Jambi.
ISPU merupakan angka yang digunakan untuk menggambarkan mutu udara ambien di lokasi tertentu. Perhitungan ISPU dilakukan pada tujuh parameter, yaitu PM10, PM2,5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC atau hidrokarbon.
Terdapat lima kategori dalam ISPU, yaitu kategori baik untuk rentang 1-50; kategori sedang untuk rentang 51-100; kategori tidak sehat untuk rentang 101-200; kategori sangat tidak sehat untuk rentang 201-300; dan kategori berbahaya untuk nilai ISPU lebih dari 300.




