Pantau - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan Pemerintah Kota Jakarta Timur menata kawasan Pasar Kramat Jati setelah pelajar berusia 18 tahun, Hammamshidqi Hammamut, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Bogor.
Pramono meminta penataan dilakukan untuk mencegah aktivitas pedagang ikan mengganggu badan jalan dan membahayakan pengguna jalan.
"Saya sudah menginstruksikan jajaran Wali Kota Jakarta Timur untuk segera melakukan penataan dan pencegahan agar aktivitas pedagang ikan tidak mengganggu badan jalan," kata Pramono di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa (18/8/2026).
Jalan Licin Diduga Picu KecelakaanPramono mengatakan kecelakaan terjadi setelah badan jalan menjadi licin akibat air bekas aktivitas pedagang ikan di sekitar kawasan pasar.
Kondisi jalan yang basah diduga membuat sepeda motor korban tergelincir hingga korban terjatuh dan kemudian terlindas truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta.
"Innalillahi wa Inna ilaihi rajiun. Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Hammamshidqi Hammamut," ucap Pramono.
Menurut Pramono, kecelakaan tersebut menjadi perhatian serius Pemprov DKI karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan.
"Kita sangat prihatin dan harus segera berbenah agar kejadian seperti ini tidak terulang," ujar Pramono.
Pramono juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerja sama menangani kawasan Pasar Kramat Jati.
"Satpol PP dan Dinas Perhubungan juga harus bekerja sama menjaga ketertiban dan keselamatan di lokasi. Yang paling penting, jalan harus aman dan nyaman bagi seluruh pengguna, dan potensi penyebab kecelakaan harus kita cegah sejak awal," tutur Pramono.
Korban Meninggal di Lokasi KejadianKanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta mengatakan kecelakaan terjadi di Jalan Raya Bogor arah selatan, depan Rumah Makan Kuring, kawasan Pasar Induk Kramat Jati, pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
"Iya, telah terjadi kecelakaan lalu lintas oleh pelajar berinisial HH yang mengakibatkan korban kematian atau meninggal dunia tadi pukul 06.00 WIB di Jalan Raya Bogor arah Selatan, depan Rumah Makan Kuring, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur," kata Darwis.
Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 3122 SDL yang dikendarai korban dan dump truck Dinas Kebersihan bernomor polisi B 9728 TOQ.
Korban yang melaju dari arah utara menuju selatan diduga tergelincir akibat kondisi jalan licin hingga terjatuh ke sebelah kanan.
Pada saat bersamaan, dump truck yang dikemudikan AS melintas dan roda belakang kiri kendaraan tersebut melindas bagian kepala atau leher korban.
Korban mengalami luka parah dan meninggal dunia di lokasi sebelum dievakuasi ke RS Bhayangkara TK I Pusdokkes Polri Jakarta Timur untuk pemeriksaan lebih lanjut.




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2024%2F10%2F02%2F7be60923-4632-456d-a300-f55c3b53c36a.jpg)