PWI Sulsel dan TVRI Bahas Pelatihan Wartawan, Perkuat Konten Berkualitas

harianfajar
8 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan menyambangi Kantor LPP TVRI Sulawesi Selatan di Jalan Kakatua, Makassar, Selasa (18/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara organisasi profesi wartawan dan lembaga penyiaran publik. Fokusnya, meningkatkan kualitas jurnalistik sekaligus menghadirkan pemberitaan yang positif, akurat, dan terbebas dari hoaks.

Rombongan PWI Sulsel dipimpin Ketua PWI Sulsel, Ir H Suwardi Thahir, M.I.Kom. Turut hadir Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulsel Dr H.M. Dahlan Abubakar, M.Hum, Penasihat Ardhi M. Basir, Wakil Ketua Bidang Organisasi Mappiar, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Ihsan Djirong, Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Ramah Praeska, Bendahara James Wehantouw, serta Ketua Seksi Organisasi Nurhadi.

Rombongan diterima Kepala LPP TVRI Sulsel Andi Fachruddin bersama jajaran pejabat TVRI Sulsel, di antaranya Nur Syamsu Sultan dan Rahman Hamzah, di ruang rapat lantai dua.

Suwardi Thahir mengatakan, kunjungan tersebut selain menjadi ajang silaturahmi juga untuk memperkenalkan jajaran pengurus baru PWI Sulsel.

Menurutnya, TVRI memiliki posisi strategis sebagai lembaga penyiaran publik dengan jangkauan luas. Karena itu, sinergi dengan PWI dinilai penting dalam mendorong penyajian informasi yang berkualitas di tengah derasnya arus informasi digital.

“Kedatangan kami bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan susunan kepengurusan baru PWI Sulsel. Sebagai media elektronik publik milik pemerintah, TVRI memiliki kekuatan besar dalam menyebarkan informasi,” ujar Suwardi.

PWI Sulsel dan TVRI juga menjajaki kerja sama yang nantinya akan dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU).

Kerja sama tersebut diarahkan pada penguatan ekosistem pers yang sehat, termasuk upaya menangkal penyebaran informasi palsu atau hoaks.

“Kami berencana menyusun MoU bersama TVRI demi mendorong lahirnya ekosistem pemberitaan positif yang bersih dari hoaks. Kami juga sangat terbuka menerima masukan dari TVRI,” katanya.

Pembahasan teknis kerja sama tersebut akan dilakukan lebih lanjut setelah pelantikan pengurus PWI Sulsel yang dijadwalkan berlangsung September 2026.

Sementara itu, Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulsel Dahlan Abubakar menilai perkembangan media sosial membuat tantangan dunia jurnalistik semakin kompleks.

Menurutnya, wartawan dituntut mampu menghadirkan konten yang kreatif dan menarik tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik serta kode etik.

“Inovasi konten yang menarik dan unik menjadi kebutuhan mutlak saat ini untuk menjawab tantangan maraknya media sosial,” kata Dahlan.

Ia berharap kolaborasi PWI dan TVRI Sulsel dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas informasi yang dikonsumsi masyarakat.

“Sinergi ini amat krusial agar kita terus konsisten menyajikan informasi yang berbobot,” ujarnya.

Kepala LPP TVRI Sulsel Andi Fachruddin menyambut baik kunjungan jajaran PWI Sulsel. Ia mengapresiasi langkah PWI membuka ruang komunikasi dan menjajaki peluang kerja sama.

Andi mengatakan, kualitas program berita menjadi salah satu perhatian utama TVRI Sulsel. Evaluasi terhadap produk pemberitaan dilakukan secara berkala untuk memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap berkualitas.

“Saya selalu menekankan kepada jajaran redaksi TVRI agar memproduksi siaran berita yang bermutu, dan hal tersebut rutin saya evaluasi setiap hari,” tutur Andi.

Menurutnya, peningkatan kualitas jurnalistik membutuhkan proses pembelajaran yang berkelanjutan. TVRI Sulsel juga terus memperluas jejaring kerja sama, termasuk dengan jaringan media di luar negeri.

“TVRI juga menjalin kemitraan dengan jaringan luar negeri. Kami menyadari proses belajar untuk menghasilkan berita yang semakin baik harus terus berjalan,” jelasnya.

Karena itu, TVRI Sulsel membuka peluang kolaborasi dengan PWI Sulsel, khususnya dalam peningkatan kompetensi wartawan dan pengembangan konten siaran.

Andi menilai pelatihan bersama dapat memberikan manfaat bagi peningkatan kapasitas wartawan sekaligus menghasilkan produk jurnalistik yang lebih berkualitas bagi masyarakat.

“Kami sangat terbuka untuk berkolaborasi dengan PWI Sulsel melalui kegiatan pelatihan wartawan, terutama dalam memproduksi konten berita berkualitas yang dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun kemitraan antara PWI Sulsel dan TVRI Sulsel. Kolaborasi diharapkan tidak hanya memperkuat kapasitas insan pers, tetapi juga mendorong hadirnya konten jurnalistik yang informatif, edukatif, menarik, dan dapat dipercaya.

Di tengah derasnya arus informasi media sosial, sinergi organisasi profesi wartawan dan lembaga penyiaran publik menjadi penting untuk memastikan masyarakat tidak kehilangan rujukan informasi yang kredibel.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wealth Management Danamon Naik 20%, Simak Strategi Bisnisnya
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Selasa, layanan SIM keliling tersedia di lima lokasi DKI Jakarta
• 13 jam laluantaranews.com
thumb
Kemerdekaan di Era AI: Jangan Sampai Kita Hanya Menjadi Pengguna
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kronologi Ibu Melahirkan di Tengah Kepanikan Gempa di NTT, sang Bayi Diberi Nama Gempita
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Rumah Rusak Capai 7.968, Pemerintah Belum Buka Pintu Bantuan Asing untuk Gempa NTT
• 9 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.