MANILA - Setidaknya empat orang tewas dan sembilan lainnya terluka dalam insiden penembakan pada Selasa (18/8/2026) pagi di SMA Katolik, Ateneo de Zamboanga di Kota Zamboanga, Filipina selatan. Di antara korban yang tewas adalah pelaku penembakan, demikian diwartakan Manila Times.
Menurut keterangan polisi, insiden tersebut terjadi sesaat sebelum kegiatan belajar-mengajar dimulai.
Biro Investigasi Nasional (NBI) menyatakan bahwa dua siswa dan dua petugas keamanan tewas, sementara sembilan orang lainnya terluka dalam penembakan itu. Identitas para korban belum diungkapkan ke publik.
Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai seorang siswa laki-laki tingkat akhir SMA yang ayahnya dilaporkan bekerja di Kantor Bea Cukai Kota Zamboanga, menurut laporan tersebut, sebagaimana dilansir TRT.
Pihak berwenang menyatakan bahwa tersangka membawa pistol dan senapan ke lingkungan sekolah, lalu melepaskan tembakan di dalam ruang kelas "tanpa adanya provokasi yang jelas."




