BPS: Harga Bawang Merah Turun 10,64 Persen, Jadi Rp37.714 per Kg

suarasurabaya.net
4 jam lalu
Cover Berita

Harga bawang merah secara nasional turun cukup signifikan pada minggu kedua Agustus 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga komoditas tersebut turun 10,64 persen menjadi Rp37.714 per kilogram (kg).

Ateng Hartono Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS mengatakan, penurunan tersebut cukup tinggi dibandingkan pekan sebelumnya ketika harga bawang merah berada di kisaran Rp42.000 per kg.

“Bawang merah pada kondisi minggu kedua Agustus ini mengalami penurunan yang cukup tinggi juga yaitu turun 10,64 persen atau posisi harganya saat ini Rp37.714 dibandingkan minggu yang lalu harganya Rp42.000,” kata Ateng dilansir dari Antara.

Ateng menjelaskan, harga bawang merah secara nasional kini berada di bawah Harga Acuan Pemerintah (HAP) tingkat konsumen yang ditetapkan sebesar Rp41.500 per kg.

Meski secara nasional mengalami penurunan, BPS masih menemukan sejumlah daerah yang mencatat kenaikan harga. Beberapa wilayah di Indonesia bagian timur bahkan memiliki harga bawang merah jauh di atas HAP.

Kabupaten Waropen menjadi daerah dengan harga bawang merah tertinggi, yakni Rp83.500 per kg.

Selanjutnya Kabupaten Deiyai Rp83.333 per kg, Kabupaten Mappi Rp80.000 per kg, Kabupaten Kaimana Rp65.000 per kg, dan Kabupaten Halmahera Selatan Rp63.000 per kg.

Menurut Ateng, disparitas harga tersebut perlu mendapat perhatian, terutama di wilayah timur Indonesia yang menghadapi tantangan distribusi lebih besar dibandingkan wilayah lainnya.

Sementara itu, harga telur ayam ras juga mengalami penurunan, meski sangat tipis. BPS mencatat harga komoditas tersebut turun 0,09 persen pada minggu kedua Agustus 2026.

Harga rata-rata telur ayam ras secara nasional mencapai Rp29.273 per kg, masih di bawah HAP tingkat konsumen sebesar Rp30.000 per kg.

Namun, kenaikan harga masih terjadi di sejumlah daerah. BPS mencatat sekitar 38,89 persen kabupaten/kota atau 128 wilayah mengalami kenaikan harga telur ayam ras.

Untuk komoditas minyak goreng, BPS mencatat penurunan rata-rata nasional sebesar 0,06 persen. Kendati demikian, sebanyak 87 kabupaten/kota masih mengalami kenaikan harga.

Harga rata-rata minyak goreng untuk seluruh kualitas, yakni curah, premium, dan Minyakita, tercatat Rp20.216 per liter. Sementara harga Minyakita secara nasional berada di angka Rp16.348 per liter. (ant/saf/ipg)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Dibuka Menguat ke 6.448, Pasar Kini Tunggu Keputusan Suku Bunga BI
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Warga Lampung Timur Dikejutkan Temuan Pria Tewas di Depan Rumah, Mulut Berbusa
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
KPK Kembali Periksa Pengelola Wisma Atlet Pademangan di Kasus Bea Cukai
• 6 jam laludetik.com
thumb
Sholat Hajat Menurut Imam Al Ghazali, Apa Saja Surah yang Dibaca?
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pramono tegaskan PJJ dan WFH di Jakarta ikuti arahan Pemerintah Pusat
• 10 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.