JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, pihak Istana tengah merencanakan kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke lokasi terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prasetyo menyebutkan, meski Prabowo belum meninjau langsung kondisi pascabencana, pemerintah telah bergerak mengatasi masalah yang terjadi di lapangan.
"Sedang direncanakan. Sedang direncanakan. Tetapi perlu juga kami sampaikan bahwa kadang-kadang memang di masa-masa awal itu kondisi di lapangan bukan kita memilih untuk lebih fokus mengatasi masalah terlebih dahulu," ujar Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Baca juga: Hari ke-4 Gempa NTT: Basarnas Nyatakan Tak Ada Lagi Laporan Orang Hilang
Politikus Partai Gerindra ini pun mengingatkan bahwa kunjungan presiden ke suatu daerah terdampak bencana membutuhkan persiapan yang matang.
"Karena kehadiran seorang Presiden tentu membutuhkan persiapan dan sarana-sarana yang tidak seperti kunjungan biasa," kata Prasetyo.
Ia lalu melanjutkan, pemerintah pusat terus memonitor perkembangan penanganan bencana setiap hari.
Para menteri dan kepala lembaga juga memberikan laporan kepada pihak Istana.
Baca juga: Update Gempa NTT: 70 Orang Meninggal, 132 Luka-luka
"Dan kami juga mengapresiasi karena banyak pemerintah provinsi, pemerintah daerah yang lain juga mengirimkan bantuan-bantuan, termasuk misalnya seperti dari Pemprov Jawa Tengah. Ini bukti solidaritas kita bersama-sama untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah," kata Prasetyo.
Saat ditanya kembali perihal kapan Prabowo akan datang ke NTT, Prasetyo menekankan akan melihat kondisi lapangan terlebih dahulu.
"Nanti kita lihat, kita lihat kondisinya di lapangan," imbuh dia.
Pemerintah menyampaikan, jumlah korban jiwa akibat gempa M 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) lalu bertambah menjadi 70 orang hingga Senin (17/8/2026) malam.
Selain korban jiwa, tercatat juga sebanyak 40 orang mengalami luka berat dan 92 lainnya luka ringan.
Pemerintah juga menyebutkan bahwa sudah tidak ada korban yang masuk dalam daftar pencarian.
Saudara-saudara kita di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kita mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT