Jakarta: Kepemilikan hunian yang layak menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat. Hal tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong kesejahteraan dan pembangunan berkelanjutan.
Head of Growth and Head of Strategic Consulting Jones Lang LaSalle, Vivin Harsanto mengatakan, kehadiran pameran properti berpotensi mendorong aktivitas transaksi hunian. Vivin menyebut, potensi tersebut bergantung pada kemudahan atau keuntungan tambahan yang ditawarkan selama pameran berlangsung.
Ia menambahkan, kemudahan tersebut dapat diberikan dalam bentuk suku bunga dan uang muka atau down payment (DP). Kemudahan tersebut diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan hunian, termasuk generasi milenial dan generasi Z.
"Insentif itu bisa mengenai suku bunga, kemudahan bisa mengenai DP, dan bisa mengenai bagaimana kepemilikan terhadap perumahan ini menjangkau generasi-generasi yang memang membutuhkan rumah, apakah milenial atau gen Z," ucapnya dalam JLL Media Briefing, Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.
Baca Juga :
Hunian Rp600 Juta-Rp1,3 Miliar Dominasi Pasar Jabodetabek(Ilustrasi. Foto: MI/Ramdani) Ajang Danantara Housing Expo Danantara Housing Expo menjadi salah satu ajang yang mempertemukan pengembang properti dengan masyarakat yang ingin mencari dan memiliki hunian.
Vivin menilai, pemberian insentif dalam Danantara Housing Expo menjadi hal yang menarik untuk dilihat karena dapat menunjukkan respons masyarakat terhadap penawaran hunian yang diberikan.
Danantara Housing Expo 2026 akan digelar pada 27–30 Agustus 2026 di Nusantara International Convention Exhibition (NICE), PIK 2. Pameran hunian yang terbuka untuk masyarakat umum ini menghadirkan beragam pilihan hunian sekaligus akses terhadap berbagai pilihan pembiayaan perumahan. (Tiaranissa Juliansyah)




