Pernyataan Berkelas Jonatan Christie usai Tekuk Wakil Jerman di Kejuaraan Dunia BWF 2026

viva.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie mengawali perjuangannya di Kejuaraan Dunia BWF 2026 dengan kemenangan atas wakil Jerman Matthias Kicklitz. Namun, di balik kemenangan tersebut, Jonatan menyampaikan pernyataan menarik soal persaingan tunggal putra dunia yang dinilainya semakin merata.

Bertanding di Indira Gandhi Indoor Stadium, New Delhi, India, Selasa, Jonatan yang berstatus unggulan ketiga harus melewati perlawanan Kicklitz sebelum memastikan tiket ke babak 32 besar.

Baca Juga :
Jonatan Christie Menggila di Kejuaraan Dunia, Wakil Jerman Dibantai 2 Gim Langsung
Jonatan Christie dan 3 Wakil Indonesia Siap Menggila, Ini Jadwal Kejuaraan Dunia 2026 Hari Kedua

Jonatan menang dua gim langsung 21-15, 21-14 dalam pertandingan yang berlangsung sekitar 40 menit. Meski mampu mengamankan kemenangan, pebulu tangkis berusia 28 tahun itu tidak mendapatkannya dengan mudah.

Pada gim pertama, Jonatan bahkan langsung tertinggal 0-4. Ia sempat memangkas jarak menjadi 2-4, tetapi Kicklitz kembali mampu menjaga keunggulan hingga 7-15.

Jonatan kemudian mulai menemukan permainan terbaiknya. Perlahan, ia memangkas jarak dan mengubah momentum pertandingan. Dari tertinggal 13-18, Jonatan mampu meraih beberapa poin penting sebelum menutup gim pembuka 21-15.

Situasi serupa kembali terjadi pada gim kedua. Kicklitz mengawali permainan dengan keunggulan 3-0 dan sempat menjauh hingga 7-1.

Jonatan tidak panik. Ia terus menekan dan mendekatkan skor menjadi 9-11. Kicklitz kembali memperlebar jarak hingga 9-14, tetapi Jonatan sekali lagi menunjukkan ketenangannya.

Setelah tertinggal 10-16, Jonatan justru mengambil alih kendali permainan. Perolehan poinnya terus mengalir hingga akhirnya ia mengunci kemenangan 21-14 sekaligus memastikan langkah ke babak 32 besar.

"Secara keseluruhan sesuai dengan tujuan, pengen cari ritmenya dan lebih banyak tahu kondisi stadion," kata Jonatan usai laga yang dikutip PBSI.

Menurut Jonatan, pertandingan pertama dalam sebuah turnamen memang tidak selalu berjalan mulus. Pemain harus beradaptasi dengan berbagai kondisi yang baru dirasakan ketika sudah berada di lapangan.

"Memang ada adjustment selalu di match pertama setiap turnamen, dari shuttlecock, kondisi lapangan, menang angin, kalah angin," ujarnya.

Pernyataan Berkelas Jonatan Christie soal Persaingan Dunia

Menariknya, Jonatan tidak hanya berbicara mengenai kemenangannya. Ia juga menyoroti perkembangan sektor tunggal putra yang menurutnya kini semakin sulit diprediksi.

Jonatan melihat para pemain muda telah berkembang pesat dan tidak lagi sekadar menjadi pengganggu bagi pemain-pemain papan atas. Mereka dinilai sudah memiliki kualitas untuk bersaing secara konsisten di level elite.

Baca Juga :
7 Tahun Tanpa Gelar, Ini Daftar 14 Wakil Indonesia yang Bawa Misi Besar di Kejuaraan Dunia 2026
7 Tahun Indonesia Menanti Gelar Juara Dunia, Fajar/Fikri hingga Jonatan Jadi Harapan
Dugaan Pelanggaran Integritas Guncang Bulutangkis Indonesia, PBSI Akhirnya Angkat Bicara

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Gus Yaqut Jalani Sidang Eksepsi Kasus Kuota Haji
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Danantara Dorong Kemandirian Ekonomi Indonesia Lewat Investasi dan Hilirisasi
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Hendropriyono Bicara Menata Ulang Reformasi: Siapa yang Mampu Melakukannya?
• 9 jam laludetik.com
thumb
Awas! RI Rawan Terguncang Pekan Ini: Ada Kabar Genting dari BI-The Fed
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
NTT Tidak Sendirian, DPR dan Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa
• 11 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.