Antisipasi Gagal Panen, Bantuan Pangan Beras di Indramayu Mulai Disalurkan

republika.co.id
14 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Bantuan Pangan Beras untuk periode Juli – September 2026 di Kabupaten Indramayu, mulai disalurkan, Jumat (14/8/2026). Tercatat ada 317 ribu penerima bantuan pangan (PBP) di Kabupaten Indramayu yang berhak menerima bantuan beras 10 kilogram per bulan.

Peluncuran perdana bantuan pangan itu dilakukan di Desa Terusan, Kecamatan Sindang. Setiap PBP langsung menerima bantuan beras sekaligus sebanyak 30 kilogram untuk tiga bulan tersebut.

Baca Juga
  • Luas Panen Padi Indonesia Hingga September 2026 Capai 9,46 Juta Hektare
  • Begini Upaya Bandung Barat Kejar Target Produksi Padi di Tengah El Nino
  • Kampung Adat Ciptamulya Sukabumi Kebakaran, 70 Rumah & Lumbung Padi Ludes Dilahap Api
Pimpinan Cabang Bulog Indramayu, Apip Wijaya, menekankan pentingnya penyaluran yang tepat sasaran serta lancar tanpa hambatan. Ia berharap bantuan tersebut bisa bermanfaat untuk meringankan beban warga.

“Hari ini launching perdana. Insya Allah sampai 30 September 2026, penyaluran bagi 317 ribu penerima bisa tersalurkan semua 100 persen,” katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;} Terkait teknis penyaluran, PBP akan menerima undangan dan harus datang ke titik bagi. Selanjutnya, ada dokumentasi serah terima berbasis by name by address serta pendokumentasian melalui aplikasi oleh petugas distribusi di desa.

Ia menyebutkan, jumlah PBP di Kabupaten Indramayu kali ini mengalami kenaikan dari alokasi Februari-Maret 2026 yang berjumlah 314.129 PBP. Itu berarti, untuk penyaluran bantuan periode Juli – September ada kenaikan sebanyak 3.004 PBP.

Hal senada diungkapkan Bupati Indramayu, Lucky Hakim. Ia pun berharap agar bantuan beras dari pemerintah itu bisa membantu meringankan beban ekonomi warganya.

“Ini antisipasi juga karena kita memang lagi musim kemarau. Mungkin banyak masyarakat yang akhirnya tidak bisa panen. Ini bisa membantu meringankan masyarakat,” ucapnya. n lilis sri handayani

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Penyaluran LPDB Koperasi capai Rp1,15 triliun hingga Juli 2026
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Saan: Pemerintah Maksimal Tangani Bencana di NTT, Sinyal-Listrik Menyala
• 18 jam laludetik.com
thumb
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Women's Continental 2026: Garuda Pertiwi Siap Berjuang
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
PLN Sebut Sistem Kelistrikan Flores Sudah Pulih Pascagempa
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Menjadi Modal Usaha Produktif
• 23 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.